- John Herdman adalah kandidat pelatih Timnas Indonesia berkat rekam jejaknya membawa Kanada ke Piala Dunia 2022.
- Sebelumnya, ia sukses membawa Timnas Putri Selandia Baru dan Kanada meraih medali perunggu Olimpiade beruntun.
- Keunggulan utama Herdman adalah spesialisasi membawa tim non-unggulan lolos dari babak kualifikasi sulit.
Suara.com - Di tengah perburuan PSSI mencari nakhoda baru, satu nama mencuat dengan rekam jejak yang sangat spesifik dan relevan dengan mimpi besar Timnas Indonesia. John Herdman, sang arsitek di balik keajaiban Timnas Kanada di Piala Dunia 2022.
Bagi yang masih asing, John Herdman bukanlah nama baru di level tim nasional.
DNA sebagai spesialis turnamen akbar mulai terbentuk saat ia sukses mengantar Timnas Putri Selandia Baru lolos ke dua edisi Piala Dunia Wanita pada 2007 dan 2011.
Reputasinya semakin meroket saat ia pindah ke Amerika Utara untuk menukangi Timnas Putri Kanada. Di tangannya, tim tersebut menjelma menjadi kekuatan yang disegani, dibuktikan dengan raihan dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada edisi 2012 di London dan 2016 di Rio de Janeiro.
Puncaknya terjadi saat ia dipercaya mengambil alih Timnas Putra Kanada pada 2018.
Di tangannya, sebuah penantian panjang dan menyakitkan selama 36 tahun berakhir sudah.
John Herdman secara heroik berhasil membawa The Canucks kembali berlaga di panggung Piala Dunia 2022, sebuah pencapaian yang dianggap sebagai keajaiban bagi sepak bola negara tersebut.
Di bawah arahannya, talenta-talenta terbaik Kanada seperti Alphonso Davies dan Jonathan David mampu mencapai potensi maksimalnya dan bersinar di level tertinggi.
Namun, dongeng di babak kualifikasi tidak berlanjut di putaran final. Tergabung di grup neraka bersama semifinalis Maroko, finalis Kroasia, dan raksasa Eropa Belgia, Kanada harus menerima kenyataan pahit.
Baca Juga: Sisi Kelam John Herdman, Timnas Indonesia Pikir-pikir Lagi Deh
Mereka gagal meraih satu poin pun dan harus angkat koper sebagai juru kunci grup dan gagal bersaing.
Meski begitu, kegagalan di putaran final tidak menodai pencapaian historisnya.
Kemampuannya untuk membawa tim non unggulan lolos dari babak kualifikasi yang sulit adalah nilai jual utamanya.
Rekam jejak sebagai spesialis pengukir sejarah inilah yang kini membuat namanya menjadi salah satu kandidat paling logis dan menjanjikan untuk memimpin era baru Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Prediksi Formasi Timnas Indonesia Bersama John Herdman, Kembali ke 3-4-3
-
Statistik Suram Elkan Baggott Sepanjang 2025, Cuma Main 360 Menit
-
Justin Hubner Berduka Atas Kepergian Tragis Mantan Rekan Setimnya
-
Bukti Kuat PSSI Bakal Pilih John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia Minta Namanya Dirahasiakan
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
-
Jacksen F Tiago Dorong Revolusi Sepak Bola Putri usai Suksesnya MLSC Banjarmasin
-
Banjir Talenta, Pelatih Kebingungan Pilih Pemain Persiapan All Star dari MLSC Bekasi
-
Marukawa Tebar Ancaman, Semen Padang Diprediksi Tak Berkutik di Markas Dewa United
-
Manchester United Bidik Christian Pulisic, Massimiliano Allegri Langsung Pasang Badan
-
Skenario Barcelona Juara LaLiga: Malam Ini atau Pekan Depan Saat Lawan Real Madrid
-
Hasil Imbang Juventus Lawan AC Milan Sisakan Trauma Buat Luciano Spalletti
-
Inter Milan di Ambang Scudetto! Nerazzurri Bisa Kunci Gelar Juara Serie A Pekan Depan
-
Bruno Fernandes Menggila! Tinggal Selangkah Pecahkan Rekor Legendaris Thierry Henry
-
Bareng Ed Sheeran, Elkan Baggott Rayakan Ipswich Town Promosi ke Premier League