- John Herdman, pelatih Inggris sukses Kanada, dikabarkan akan menggantikan Patrick Kluivert melatih Timnas Indonesia.
- Herdman dikenal dengan formasi 3-4-2-1, taktik yang cocok dengan materi pemain belakang Timnas Garuda saat ini.
- Taktik ini mengandalkan agresifitas wing-back serta permainan vertikal cepat yang dinilai akan mengejutkan lawan Asia.
Suara.com - Rumor kedatangan John Herdman sebagai suksesor Patrick Kluivert membawa angin segar sekaligus harapan baru bagi kebangkitan taktik Timnas Indonesia.
Pelatih asal Inggris ini dikenal memiliki filosofi permainan yang sangat spesifik dan terbukti sukses di level internasional bersama Timnas Kanada.
Senjata utama Herdman adalah formasi 3-4-2-1, sebuah skema yang ia gunakan untuk mengantarkan Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian panjang.
Taktik ini dinilai sangat cocok untuk diterapkan di skuad Garuda yang saat ini memiliki materi pemain melimpah di sektor lini belakang.
Jika resmi ditunjuk, Herdman diprediksi akan mengembalikan Indonesia ke "setelan pabrik" dengan skema tiga bek sejajar yang sempat hilang di era Kluivert.
Patrick Kluivert sebelumnya bersikeras menggunakan formasi empat bek (4-3-3 atau 4-3-2-1) yang terbukti gagal total di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kembalinya skema tiga bek akan mengakomodasi trio bek tengah mewah Indonesia, yakni Jay Idzes, Justin Hubner, dan Rizky Ridho.
Ketiganya memiliki kemampuan build-up serangan yang baik serta ketangguhan fisik yang dibutuhkan dalam sistem pertahanan Herdman.
Kunci permainan "menggila" ala Herdman sejatinya terletak pada agresivitas dua wing-back yang harus aktif naik-turun menyisir sisi lapangan.
Baca Juga: Bukti Kuat PSSI Bakal Pilih John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Kehadiran Kevin Diks di kanan dan Calvin Verdonk di kiri menjadi kepingan puzzle sempurna untuk menjalankan peran vital tersebut.
Keduanya memiliki stamina kuda dan kemampuan umpan silang akurat yang bisa memanjakan lini depan.
Di lini tengah, formasi ini membutuhkan dua gelandang yang mampu menjaga keseimbangan transisi positif dan negatif.
Duet Ivar Jenner dan Joey Pelupessy diprediksi akan menjadi dinamo penggerak yang mengatur tempo permainan sekaligus memutus serangan lawan.
Keunikan taktik Herdman juga terlihat di lini serang, di mana ia gemar menempatkan dua gelandang serang atau penyerang sayap di belakang satu ujung tombak.
Posisi ini sangat ideal bagi pemain dengan teknik tinggi seperti Miliano Jonathans dan Ragnar Oratmangoen untuk berkreasi di area sempit (half-space).
Berita Terkait
-
Calon Kuat Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman Pernah Bikin Sejarah ke Piala Dunia
-
Bakal Tentukan Pelatih Anyar dalam Waktu Dekat, PSSI Harus Belajar dari Kasus STY dan Indra Sjafri
-
Prediksi Formasi Timnas Indonesia Bersama John Herdman, Kembali ke 3-4-3
-
Statistik Suram Elkan Baggott Sepanjang 2025, Cuma Main 360 Menit
-
Justin Hubner Berduka Atas Kepergian Tragis Mantan Rekan Setimnya
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
25 Sentuhan Tanpa Tembakan, Cristiano Ronaldo Jadi Beban Alih-alih Andalan Portugal?
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Persija Siapkan Anggaran Besar untuk Shin Tae-yong, Bidik Gelar Juara dan Pentas Asia
-
Alasan Persija Lepas Hanif Sjahbandi Meski Kontrak Masih Panjang
-
Krisis Jelang Piala AFF 2026: FAM Depak Peter Cklamovski, Malaysia Kini Tanpa Pelatih
-
Persija Cuci Gudang, Shin Tae-yong Lepas Riko Simanjuntak dan Dua Pemain Lain
-
Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi
-
Tayangan Piala Dunia 2026 Hilang di TVRI? Begini Solusinya
-
Cristiano Ronaldo Catat Rekor Unik di Piala Dunia 2026
-
Performa Mulai Jadi Sorotan, Cristiano Ronaldo Kini Titik Lemah Portugal di Piala Dunia 2026