- Bruno Fernandes bertahan di Manchester United karena ambisi kuatnya untuk memenangkan trofi bersama klub tersebut.
- Keputusannya bertahan bergantung pada jaminan klub untuk terus bersaing pada level tertinggi dan meraih gelar.
- Sejak 2020, Bruno telah berkontribusi besar dengan 307 penampilan, namun baru meraih satu gelar Piala FA.
Suara.com - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, mengungkapkan alasan utama dirinya tetap bertahan bersama Setan Merah hingga saat ini adalah ambisi untuk meraih gelar juara.
"Saya tetap bertahan di sini karena saya yakin masih bisa memenangkan trofi di sini," ujar Bruno Fernandes dikutip dari laman resmi MU.
Gelandang asal Portugal tersebut menegaskan bahwa komitmennya bersama klub asal Manchester itu sangat bergantung pada visi tim untuk terus bersaing di level tertinggi. Ia menyiratkan bahwa target juara menjadi faktor penting dalam keputusannya bertahan.
"Saya tidak akan bertahan di sini jika klub tidak memberi tahu saya bahwa tujuan kami tetap setinggi mungkin, kembali memenangkan trofi dan kembali menjadi klub seperti sebelumnya," kata pria berusia 31 tahun itu.
Bruno juga menekankan bahwa selama berseragam Manchester United, dirinya selalu berupaya memberikan kontribusi maksimal dan ingin membantu klub kembali ke masa kejayaan.
"Jika saya bisa membantu membawa klub kembali ke sana, itulah satu-satunya hal yang ingin saya lakukan," tutur dia.
Sejak direkrut pada bursa transfer musim dingin 2020, Bruno Fernandes telah menjadi salah satu pilar penting Manchester United. Ia sudah mencatatkan 307 penampilan di berbagai ajang dengan torehan 103 gol serta 93 assist.
Meski demikian, selama hampir enam tahun memperkuat MU, Bruno baru mampu menyumbangkan satu gelar juara, yakni Piala FA musim 2023/2024.
Manchester United sendiri masih berjuang menemukan kembali performa terbaiknya seperti era keemasan dahulu. Klub terakhir kali menjuarai Liga Inggris pada musim 2012/2013 ketika masih diasuh Sir Alex Ferguson.
Baca Juga: Prediksi Manchester City vs West Ham: Peluang The Citizens Kudeta Puncak Klasemen
Performa United di kompetisi Eropa juga belum sepenuhnya memuaskan. Dalam dua musim terakhir, mereka absen dari Liga Champions UEFA, dengan gelar terakhir di ajang tersebut diraih pada musim 2007/2008.
(Antara)
Berita Terkait
-
Prediksi Manchester City vs West Ham: Peluang The Citizens Kudeta Puncak Klasemen
-
Piala Liga atau Liga Inggris? Dilema Besar Arteta di Tengah Badai Cedera Arsenal
-
Bruno Fernandes Buka Suara soal Masa Depan di MU, Ingin Dikenang seperti Francesco Totti
-
Hindari Financial Fair Play, Manchester United Putar Otak Rekrut Pemain Rp1,2 T
-
Demi Rekrut Antoine Semenyo, Manchester United Siap "Tumbalkan" Pemain Ini
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga