- Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia membawa spekulasi mengenai masa depan bek Elkan Baggott.
- Latar belakang Herdman yang ditempa di Inggris menjadi jembatan koneksi krusial bagi Baggott yang berkarier di sana.
- Baggott saat ini menghadapi paradoks dengan minimnya penampilan bersama skuad senior Ipswich Town di usia 23 tahun.
Suara.com - Penunjukan John Herdman sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia tidak hanya menjanjikan sebuah era baru secara taktikal, tetapi juga membuka sebuah spekulasi menarik yang bisa menjadi kunci bagi masa depan salah satu bek jangkung Elkan Baggott.
Di tengah rumor yang semakin menguat bahwa PSSI telah mencapai kesepakatan dengan John Herdman, satu faktor yang tak bisa diabaikan adalah latar belakang sang pelatih.
John Herdman adalah pelatih kelahiran Inggris yang DNA sepak bolanya ditempa di sana. Koneksi inilah yang bisa menjadi jembatan krusial bagi Elkan Baggott.
Bek setinggi 196 cm ini, meskipun lahir di Thailand, tumbuh dan berkembang sepenuhnya dalam kultur dan sistem sepak bola Inggris.
Ia adalah produk akademi Ipswich Town dan telah menghabiskan seluruh karier profesionalnya di Negeri Ratu Elizabeth.
Kehadiran seorang pelatih kepala yang memahami betul kultur, mentalitas, dan dinamika sepak bola Inggris bisa menjadi pendekatan personal yang sangat dibutuhkan untuk kembali merangkul Elkan Baggott ke dalam skuad.
Saat ini, karier Baggott di level klub memang sedang berada dalam sebuah paradoks.
Di usianya yang sudah menginjak 23 tahun, ia justru terpinggirkan dari skuad utama Ipswich Town. Namanya lebih sering terlihat turun kasta membela tim U-21.
Musim ini, ia bahkan belum mencatatkan satu pun menit bermain di level senior. Seluruh penampilannya terjadi bersama tim U-21, di mana ia telah bermain sebanyak empat kali.
Baca Juga: 3 Pemain Naturalisasi Kunci Kesuksesan John Herdman Jika Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Akan tetapi, ini tidak serta-merta berarti kualitasnya menurun walau harus mentas bersama tim kelompok umur.
Dalam tiga pertandingan Premier League 2 di mana ia tampil penuh selama 90 menit, Ipswich Town U-21 selalu keluar sebagai pemenang.
Catatan impresif ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas Elkan Baggott sebagai seorang bek tengah sama sekali belum meredup.
Dengan pelatih baru yang memiliki pemahaman mendalam tentang lingkungan tempatnya berkarier, harapan untuk melihat Elkan Baggott kembali mengenakan seragam Merah Putih dan menjadi tembok kokoh di lini pertahanan kini kembali menyala terang.
Berita Terkait
-
Dewa United Gregetan Mau Datangkan Ivar Jenner
-
3 Kendala yang Bisa Jegal Langkah John Herdman Ketika Latih Timnas Indonesia
-
Harapan Jay Idzes Bisa Ajak Rizky Ridho Main Bareng di Sassuolo
-
Luar Biasa! Jay Idzes Tembus 50 Laga Serie A, 4.478 Menit Bermain dan Minim Cedera
-
Media Vietnam Takjub dengan Calon Pelatih Timnas Indonesia John Herdman: Prestasinya Langka
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Menggila, Timnas Perancis Pulangkan Irak
-
Misi Cari Bakat Emas Timnas Putri Indonesia, MLSC All Stars 2026 Kick-off Mulai Hari Ini!
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!