- John Herdman, pelatih sukses Kanada, terbukti bersalah atas skandal pengintaian menggunakan drone di Olimpiade Paris 2024.
- Panel disiplin independen Federasi Sepak Bola Kanada menjatuhkan hukuman berupa surat teguran tertulis atas perilaku tidak sportif ini.
- Skandal ini diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pengunduran diri Herdman dari Toronto FC pada November 2024.
Suara.com - Terungkap noda dalam rekam jejak John Herdman yang mentereng. Pelatih yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia ini ternyata pernah terlibat dalam skandal pengintaian menggunakan pesawat nirawak atau drone.
Skandal ini mencuat dari sebuah laporan firma hukum yang menyoroti adanya dugaan praktik pengintaian menggunakan drone di Olimpiade Paris 2024.
Nama John Herdman yang saat itu masih menjabat sebagai pelatih, ikut terseret dalam investigasi.
Federasi Sepak Bola Kanada kemudian membentuk panel disiplin independen untuk menyelidiki kasus ini. Hasilnya, Herdman dinyatakan bersalah.
"Komite independen memberitahukan kepada para pihak bahwa John Herdman dinyatakan telah melakukan pelanggaran berdasarkan Kode Disiplin Sepak Bola Kanada," kata Federasi Sepak Bola Kanada dalam sebuah pernyataan.
Tindakannya dikategorikan sebagai perilaku tidak sportif yang berpotensi mencoreng nama baik olahraga. Meskipun ada ancaman sanksi yang lebih berat, komite pada akhirnya hanya menjatuhkan hukuman berupa teguran tertulis.
"Komite memutuskan bahwa sanksi yang tepat adalah surat teguran dan memberitahukan kepada para pihak bahwa keputusan mereka bersifat final dan mengikat," tambah laporan itu.
Meskipun menerima keputusan tersebut, Herdman merilis sebuah pernyataan untuk membela integritasnya. Ia berterima kasih kepada para pemain dan staf yang telah mendukungnya selama proses investigasi.
"Saya menerima keputusan Komite Disiplin, yang diakhiri dengan teguran, tanpa skorsing atau denda, dan mengakhiri masalah ini," kata Herdman.
Baca Juga: Luar Biasa! Jay Idzes Tembus 50 Laga Serie A, 4.478 Menit Bermain dan Minim Cedera
"Saya ingin menyampaikan apresiasi mendalam saya kepada para pemain dan staf yang telah mendukung saya selama proses ini. Kesediaan Anda untuk maju dan membela budaya yang telah kita bangun bersama sangatlah berharga," lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa selama ini ia selalu memimpin dengan integritas, meskipun mengakui bahwa ini adalah periode yang sangat menantang baginya.
"Sepanjang karier saya, saya telah memimpin dengan integritas, transparansi, dan rasa hormat yang mendalam terhadap permainan ini. Hal itu tidak berubah. Saya bekerja sama sepanjang proses, termasuk presentasi yang lengkap dan transparan kepada Komite Disiplin," kata Herdman lagi.
"Meskipun ini merupakan periode yang sangat menantang, saya tetap bangga dengan waktu saya bersama Federasi Sepak Bola Kanada dan apa yang telah kita capai bersama," tegasnya.
Skandal ini jugalah yang disebut-sebut menjadi salah satu pemicu pengunduran dirinya dari jabatan pelatih di level klub bersama Toronto FC pada November 2024, tepat di tengah proses investigasi.
Berita Terkait
-
Profil Alex Dodgshon, Ahli Analisis Andalan John Herdman, Bakal Jadi Staf Pelatih Timnas Indonesia?
-
Koneksi Inggris, Era Baru John Herdman Jadi Pintu Elkan Baggot Kembali ke Timnas Indonesia?
-
Dewa United Gregetan Mau Datangkan Ivar Jenner
-
3 Kendala yang Bisa Jegal Langkah John Herdman Ketika Latih Timnas Indonesia
-
Harapan Jay Idzes Bisa Ajak Rizky Ridho Main Bareng di Sassuolo
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Prediksi Skor Panama vs Kroasia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah