-
Timnas Indonesia menduduki peringkat 122 FIFA dengan 1.144,73 poin pada update akhir Desember 2025.
-
Skuad Garuda menjadi negara terbaik keempat di Asia Tenggara setelah Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
-
Spanyol tetap memimpin peringkat pertama dunia dalam daftar 10 besar yang tidak berubah.
Suara.com - Timnas Indonesia dipastikan menutup kalender tahun 2025 dengan menduduki urutan ke-122 dalam daftar peringkat dunia ranking FIFA.
Berdasarkan rilis data terbaru, raihan angka yang dikumpulkan oleh Indonesia menyentuh angka 1.144,73 poin.
Federasi sepak bola dunia memberikan catatan bahwa posisi ini tidak mengalami pergeseran signifikan sejak medio Oktober.
Stabilitas performa Indonesia di tangga internasional ini memberikan gambaran jelas mengenai peta kekuatan sepak bola nasional.
Laporan resmi dari otoritas sepak bola menunjukkan bahwa Indonesia tetap stagnan sejak pembaruan tanggal 17 Oktober.
Jika menilik perjalanan sepanjang setahun penuh, posisi Indonesia sempat mengalami fluktuasi yang cukup menarik untuk disimak.
Pencapaian tertinggi anak asuh Shin Tae-yong terjadi pada bulan Juli dengan menembus peringkat ke-118 dunia.
Sebaliknya, periode tersulit dialami pada bulan April saat Indonesia harus melorot ke tangga ke-123 FIFA.
Dinamika poin ini sangat dipengaruhi oleh hasil pertandingan internasional yang dijalani selama babak kualifikasi berlangsung.
Baca Juga: Yudai Yamamoto Jadi Wasit Asing Pertama yang Dapatkan Kontrak Penuh di Indonesia
Manajemen tim nasional terus berupaya menjaga konsistensi agar posisi Indonesia tidak kembali merosot di masa depan.
Dalam cakupan wilayah Asia Tenggara, Indonesia mengamankan status sebagai kekuatan sepak bola terbaik nomor empat.
Thailand masih memimpin kawasan ini dengan menempati urutan ke-96 melalui koleksi poin sebesar 1.243,27.
Vietnam menyusul di peringkat ke-107 dengan perolehan angka yang mencapai 1.189,51 dalam daftar terbaru.
Malaysia menempel ketat di atas Indonesia pada posisi ke-121 dengan selisih poin yang sangat tipis.
Rivalitas di ASEAN semakin tajam mengingat jarak antara Indonesia dan Malaysia hanya terpaut satu tingkat.
Dominasi Indonesia terlihat jelas saat dibandingkan dengan negara-negara tetangga lainnya di semenanjung Malaya dan sekitarnya.
Filipina tertinggal cukup jauh di urutan ke-136, diikuti oleh Singapura yang berada di peringkat ke-148 dunia.
Kamboja dan Myanmar masing-masing harus puas menempati posisi ke-139 serta urutan ke-163 dalam rilis FIFA.
Negara-negara seperti Brunei Darussalam dan Laos masih tertahan di peringkat bawah yakni 188 dan 189.
Timor Leste menjadi negara Asia Tenggara dengan posisi paling rendah yang menempati urutan ke-198 dunia.
Beralih ke level benua, Jepang masih menjadi raja Asia dengan menempati peringkat ke-18 secara global.
Iran mengekor di posisi kedua Asia atau urutan ke-20 dunia dalam daftar pembaruan data terbaru.
Korea Selatan dan Australia menunjukkan taji mereka dengan masing-masing berada di posisi 22 dan 26.
Uzbekistan melengkapi jajaran lima besar kekuatan Asia dengan bertengger di peringkat ke-50 dunia saat ini.
Negara-negara elite Asia ini masih sulit ditembus oleh perwakilan dari kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Secara menyeluruh, peta kekuatan sepak bola dunia di papan atas tidak mengalami guncangan yang berarti.
Tidak ditemukan adanya perubahan posisi untuk negara-negara yang menghuni peringkat pertama hingga peringkat ke-33.
Spanyol masih memegang takhta sebagai negara nomor satu dunia, disusul oleh Argentina pada posisi kedua.
Prancis dan Inggris mengamankan tempat di urutan ketiga dan keempat dalam daftar bergengsi tersebut.
Brasil melengkapi susunan lima besar dunia sebagai perwakilan terkuat dari zona Amerika Latin saat ini.
Negara-negara Eropa lainnya seperti Portugal dan Belanda secara berurutan mengisi kursi peringkat keenam serta ketujuh.
Belgia, Jerman, dan Kroasia menjadi penutup dalam jajaran sepuluh besar negara sepak bola terbaik dunia.
Perubahan posisi yang baru terlihat justru terjadi mulai pada anak tangga ke-34 dalam rilis terbaru.
Aljazair menjadi negara pertama yang mengalami kenaikan peringkat dengan menggeser posisi tim di bawahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Profil Timnas Jepang: Samurai Biru Siap Bikin Geger di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Yordania: Kuda Hitam dari Timur Tengah
-
Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
The Jakmania Suntik Motivasi Skuad Persija Jakarta Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Terseret Kasus, Bournemouth Bekukan Alex Jimenez dari Skuad Hadapi Fulham
-
Marc Klok Klarifikasi soal Ajakan Away, Tegaskan Hanya Bercanda
-
Welber Jardim Segera Gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff