- Derby Persib versus Persija di pekan ke-17 Super League berpotensi dipimpin wasit asing asal Jepang, Yudai Yamamoto.
- Yamamoto telah dikontrak PSSI sebagai wasit penuh waktu Super League 2025/2026 mulai 1 Januari 2026.
- Duel klasik tersebut akan digelar di Stadion GBLA, Bandung, pada Sabtu, 11 Januari 2026 mendatang.
Suara.com - Laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di pekan ke-17 Super League 2025/2026 berpotensi dipimpin wasit asing asal Jepang, Yudai Yamamoto.
Duel klasik tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2026), dan sudah menyita perhatian besar publik sepak bola nasional.
Pertemuan dua rival abadi ini tak hanya soal gengsi, tetapi juga krusial dalam persaingan papan atas klasemen sementara Super League 2025/2026.
Kondisi itu membuat peran wasit menjadi sorotan utama demi menjaga jalannya pertandingan tetap fair dan kondusif.
Nama Yudai Yamamoto mencuat sebagai kandidat kuat pengadil laga panas tersebut.
Wasit berusia 42 tahun itu dikenal tegas dan berpengalaman, serta diharapkan mampu memimpin pertandingan tanpa kontroversi yang merugikan salah satu pihak, baik Persib maupun Persija.
Yamamoto sendiri telah resmi dikontrak Komite Wasit PSSI selama 1,5 tahun untuk bertugas penuh waktu di Super League 2025/2026.
Kontrak tersebut mulai aktif per 1 Januari 2026, meski sebelumnya ia sudah sempat memimpin lima pertandingan pada musim yang sama.
Pada periode sebelumnya, kehadiran Yamamoto di Indonesia masih bersifat penugasan sementara dan belum terikat kontrak resmi. Hal itu pun ia ungkapkan secara terbuka kepada awak media.
Baca Juga: Kata-kata Pelatih Persija Usai Ditumbangkan Semen Padang
"Sesuai kontrak, saya akan bertugas menjadi wasit penuh waktu di Super League 2025/2026 mulai 1 Januari 2026," kata Yudai Yamamoto di Jakarta.
Wasit berlisensi FIFA tersebut mengaku termotivasi untuk berkontribusi dalam pengembangan kualitas perwasitan di Indonesia.
Pengalaman panjangnya memimpin pertandingan di J-League, mulai dari kasta ketiga hingga level tertinggi, menjadi modal penting dalam menjalankan tugas di Super League.
Selain Jepang, Yamamoto juga pernah dipercaya memimpin pertandingan di sejumlah negara lain.
Tantangan memimpin laga-laga krusial di Indonesia justru membuatnya semakin bersemangat untuk menunjukkan kualitas terbaik.
"Saya ingin bekerja keras untuk bisa membawa pengalaman saya di J-League ke Super League agar lebih baik lagi."
Saya mau mengeluarkan potensi yang saya miliki agar bisa lebih baik lagi dan semaksimal mungkin untuk Indonesia," kata Yudai Yamamoto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram