-
Arsenal lolos ke semifinal Carabao Cup setelah mengalahkan Crystal Palace lewat adu penalti.
-
Pertandingan berakhir imbang 1-1 di waktu normal sebelum ditentukan lewat drama tos-tosan.
-
Kepa Arrizabalaga menjadi pahlawan kemenangan dan Arsenal akan menantang Chelsea di babak semifinal.
Suara.com - Stadion Emirates menjadi saksi perjuangan keras Arsenal saat menjamu Crystal Palace dalam perempatfinal Carabao Cup.
Pertandingan yang berlangsung pada Rabu dini hari tersebut menyajikan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan.
Pasukan Mikel Arteta langsung mengambil inisiatif serangan demi mengamankan tiket menuju babak empat besar.
Noni Madueke menjadi motor serangan utama yang berulang kali merepotkan barisan pertahanan lawan di awal laga.
Kiper tim tamu, Walter Benitez, tampil sangat gemilang dengan mementahkan dua peluang emas dari Madueke.
The Eagles memilih bermain disiplin dan merapatkan barisan belakang untuk meredam agresivitas tim tuan rumah.
Sepanjang paruh pertama, koordinasi lini belakang yang dipimpin Marc Guehi membuat Arsenal kesulitan mencetak angka.
Meskipun mendominasi penguasaan bola, Meriam London gagal mengonversi peluang menjadi gol hingga turun minum.
Skor kacamata bertahan saat kedua tim memasuki ruang ganti untuk melakukan evaluasi taktik tengah pertandingan.
Baca Juga: Opsi Penyerang Arsenal Kian Ngeri, Striker Brasil Siap Comeback saat Hadapi Crystal Palace
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Arsenal justru semakin meningkat demi memecah kebuntuan di hadapan pendukung.
Gabriel Jesus hampir saja mengubah papan skor melalui tendangan melengkung yang mengarah tajam ke pojok gawang.
Namun, Walter Benitez kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan terbang yang sangat impresif bagi Crystal Palace.
Setelah berbagai upaya dilakukan, momen yang ditunggu pendukung Arsenal akhirnya tiba pada menit ke-80 pertandingan.
Gol bermula dari skema sepak pojok yang menciptakan kemelut di dalam kotak penalti tim asuhan Oliver Glasner.
Maxence Lacroix secara tidak sengaja mengarahkan bola ke gawang sendiri saat mencoba menghalau tendangan Riccardo Calafiori.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya