- Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, kesulitan menembus tim utama Ipswich Town meski mencetak gol untuk tim U-21.
- Suporter Ipswich Town mengkritik keras manajer Kieran McKenna karena dianggap tidak memberikan kesempatan adil bagi Baggott.
- Fans menyarankan Ipswich Town sebaiknya melepaskan Baggott secara permanen pada bursa transfer Januari demi kariernya.
Suara.com - Nasib bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, yang tak kunjung mendapatkan tempat di skuad utama Ipswich Town mulai memancing reaksi emosional dari para suporter setia klub.
Meski pemain berusia 23 tahun itu baru saja mencetak gol untuk tim U-21, pintu tim senior di bawah asuhan Kieran McKenna seolah tetap terkunci rapat musim ini.
Situasi pelik ini membuat banyak pendukung The Tractor Boys merasa tidak tega melihat potensi besar Baggott yang seakan disia-siakan di bangku cadangan.
Di laman forum suporter TWTD, gelombang kritik tajam mulai mengarah langsung kepada sang manajer, Kieran McKenna, yang dinilai tidak memberikan kesempatan yang adil.
Salah satu suporter dengan akun armchaircritic59 secara blak-blakan menuduh bahwa McKenna sebenarnya tidak terlalu menghargai kemampuan Baggott, terlepas dari apa yang diucapkannya di media.
"Apa pun yang dikatakan KM (Kieran McKenna), jelas dia tidak menilai mereka (Baggott dan Cameron Humphreys) terlalu tinggi," tulisnya dengan nada kecewa.
Ia menambahkan logika sederhana bahwa jika sang pelatih benar-benar percaya, Baggott seharusnya sudah mendapatkan waktu bermain reguler di tim utama yang wajar.
Harapan fans tersebut adalah agar Baggott bisa sukses di tempat lain jika memang Ipswich bukan lagi tempat yang ramah baginya.
Komentar senada dilontarkan oleh akun Carberry yang mengaku sangat pesimis Baggott akan mendapatkan tempat selama rezim McKenna masih berkuasa di Portman Road.
Baca Juga: Jordi Amat: Timnas Indonesia Harus Punya Pelatih Baik yang Dipercayai Semua Orang
Ia bahkan menyarankan agar klub bersikap lebih murah hati dengan membiarkan Baggott pergi secara permanen demi menyelamatkan karier sang pemain.
"Saya tidak percaya pasangan ini akan mendapatkan waktu bermain di bawah rezim McKenna," tegasnya memprediksi masa depan yang suram bagi Baggott di klub.
Sementara itu, akun LegendofthePhoenix mencoba memberikan analisis taktis mengapa Baggott sulit menembus tim utama meski ia menilai sang pemain sangat layak.
Menurutnya, posisi bek tengah kiri (left side centre half) di Ipswich saat ini terlalu menumpuk dengan adanya tiga pemain di posisi yang sama.
"Saya tahu beberapa orang tampaknya tidak menilainya (Baggott), tetapi saya menghargainya," tulis fan tersebut membela kualitas bek jangkung Indonesia itu.
Ia bahkan melontarkan ide ekstrem agar manajemen menjual bek lain seperti Greaves untuk memberikan jalan bagi Baggott karena persaingan yang terlalu ketat dengan Cedric.
Mayoritas suara fans di forum tersebut sepakat bahwa menahan Baggott tanpa memberinya menit bermain adalah tindakan yang tidak bijak bagi perkembangan pemain muda.
Bursa transfer Januari kini dinanti-nanti sebagai momen penentuan nasib, apakah Baggott akan dilepas demi kebaikannya sendiri atau tetap bertahan dalam ketidakpastian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey