-
Newcastle United percaya diri menghadapi Manchester United di Boxing Day karena rekor kemenangan dominan.
-
Manchester United kehilangan banyak pemain utama akibat cedera dan tugas membela negara di Afrika.
-
Laga ini sangat krusial untuk memperbaiki posisi klasemen kedua tim di Premier League.
Suara.com - Pertarungan sengit antara Manchester United melawan Newcastle United akan segera tersaji di Stadion Old Trafford.
Laga yang sangat dinantikan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 27 Desember 2025, dini hari WIB.
Pertemuan kedua tim besar Inggris tersebut bertepatan dengan momen perayaan Boxing Day yang penuh tradisi.
Tim tamu datang dengan modal mental yang sangat kuat untuk menghadapi tekanan dari pendukung tuan rumah.
Kepercayaan diri skuat The Magpies sedang berada di puncak performa menjelang keberangkatan mereka ke Manchester.
Newcastle United memiliki catatan sejarah yang cukup mengesankan dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Setan Merah.
Berdasarkan data statistik lima laga terakhir di Premier League, tim asuhan Eddie Howe sukses mendominasi hasil akhir.
The Magpies berhasil mengamankan empat kemenangan krusial dan hanya menderita satu kali kekalahan dari tim rival.
Kemenangan manis di markas Manchester United pada Desember tahun lalu menjadi motivasi tambahan bagi seluruh skuat.
Baca Juga: Bedah Kualitas 8 Gelandang Incaran Manchester United: Siapa Layak ke Old Trafford?
Kondisi tersebut membuat Newcastle merasa sangat mampu untuk mengulangi kesuksesan serupa di pertandingan kali ini.
Meskipun memiliki catatan yang gemilang, manajer Newcastle tetap bersikap rendah hati dan waspada menghadapi laga nanti.
Strategi yang matang telah dipersiapkan agar pemain tidak terlena dengan statistik kemenangan di masa lalu.
Eddie Howe menekankan bahwa setiap pertandingan memiliki dinamika yang berbeda dan tantangan tersendiri bagi anak asuhnya.
"Rekor kami melawan Manchester United cukup bagus dalam beberapa pertandingan terakhir, tetapi itu tidak berarti apa-apa dalam pertandingan ini," kata Eddie Howe selaku manajer Newcastle.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Newcastle tidak akan meremehkan kekuatan Manchester United meskipun performa lawan sedang naik turun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey