- Manchester United membutuhkan gelandang baru karena masalah mendesak terkait Casemiro, Ugarte, dan Mainoo.
- Pelatih Ruben Amorim sedang mencari gelandang yang sesuai dengan sistem 3-4-2-1 andalannya saat ini.
- United menargetkan sekitar tujuh hingga delapan gelandang berbeda profil, dengan Wharton dan Anderson dinilai menjanjikan.
Suara.com - Manchester United tengah dalam misi besar untuk menemukan kepingan puzzle yang hilang di lini tengah mereka.
Kebutuhan akan mitra ideal bagi Bruno Fernandes telah menjadi isu menahun yang tak kunjung teratasi dengan sempurna.
Situasi kian mendesak dengan performa Manuel Ugarte yang masih beradaptasi, Kobbie Mainoo yang mulai terpinggirkan, serta faktor usia dan rentan cedera yang membayangi Casemiro di umur 33 tahun.
Pelatih Ruben Amorim kini dihadapkan pada tuntutan untuk segera mendatangkan gelandang baru guna memperkuat sistem 3-4-2-1 andalannya.
Bahkan, rumor kepindahan Fernandes di masa depan membuat United mungkin perlu mencari tidak hanya satu, tetapi dua gelandang sekaligus.
Berdasarkan laporan ESPN, setidaknya ada tujuh hingga delapan nama gelandang yang masuk dalam radar Setan Merah dengan berbagai profil permainan.
Berikut adalah bedah kualitas 8 gelandang incaran Manchester United dan kecocokan mereka dengan skema Amorim:
1. Adam Wharton (Crystal Palace)
Gelandang berusia 21 tahun ini dinilai sebagai salah satu distributor bola terbaik di Premier League saat ini. Visi bermain, ketenangan di bawah tekanan, dan akurasi kaki kirinya membuat Wharton menjadi kandidat top.
Baca Juga: Erling Haaland Berguru ke Legenda Manchester United
Ia mampu mengatur tempo dan mengalirkan bola dengan cair, sebuah atribut yang sangat didambakan tim besar. Meski harganya diprediksi mencapai £100 juta, kualitasnya dianggap sepadan untuk investasi jangka panjang.
2. Elliot Anderson (Nottingham Forest)
Didatangkan dari Newcastle, Anderson menjelma menjadi gelandang box-to-box yang komplit. Ia memiliki kemampuan mendikte tempo, bertahan, hingga membangun serangan di sepertiga akhir lapangan.
Statistik 8+ umpan progresif per 90 menit menunjukkan dominasinya. Anderson dinilai sebagai opsi paling seimbang yang bisa menekan lawan sekaligus menjaga struktur permainan Amorim.
3. Carlos Baleba (Brighton & Hove Albion)
Baleba diproyeksikan sebagai pengganti sepadan untuk Casemiro. Gelandang bertahan asal Kamerun ini memiliki kecerdasan taktik dalam membaca permainan, menutup ruang, dan memenangkan duel udara meski posturnya tidak terlalu tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Hadapi Ratchaburi FC di Thailand, Persib akan Bawa Sergio Castel
-
Hasil Lengkap dan Update Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kokoh, MU Terus Mengintai
-
Cyrus Margono Gabung ke Persija Jakarta, Emang Bisa Geser Carlos Eduardo?
-
Manchester United Cetak 4 Kemenangan Beruntun, Casemiro Diminta Tetap di Old Trafford
-
Statistik Solid Kevin Diks: Bawa Monchengladbach Tahan Bayer Leverkusen
-
Timnas Futsal Indonesia Juara di Hati Masyarakat, Hector Souto: Mental Mereka Luar Biasa!
-
Indonesia Belum Beruntung Juara Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto: Seluruh Dunia Dukung Kita
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi