-
Persija Jakarta menantang Persib Bandung dalam perburuan gelandang keturunan Joey Pelupessy.
-
Selain Pelupessy Persija juga membidik Ivar Jenner dan Ragnar Oratmangoen untuk Liga 1.
-
Dewa United turut mengincar Joey Pelupessy demi mengangkat performa tim dari papan bawah.
Direktur Persija Mohamad Prapanca telah memberikan konfirmasi awal mengenai proses negosiasi yang sedang berlangsung saat ini.
Pihaknya mengakui ada komunikasi intensif yang terjalin dengan beberapa penggawa Timnas Indonesia di luar negeri.
Prapanca memberikan kode bahwa salah satu dari daftar bidikan tersebut sudah memberikan respons yang cukup positif.
"Ya mungkin (Ivar Jenner). Tapi memang dia doang? Kan masih ada dua atau tiga pemain lagi," ucap Direktur Persija Mohamad Prapanca kepada awak media beberapa waktu lalu.
Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa pergerakan Persija di pasar transfer akan lebih dari sekadar rumor belaka.
Ancaman Serius Dewa United
Persaingan mendapatkan jasa Joey Pelupessy semakin rumit dengan munculnya ketertarikan dari klub Dewa United.
Klub berjuluk Banten Warriors tersebut sedang berusaha keras untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen kompetisi.
Tambahan pemain berkualitas di sektor tengah dianggap sebagai solusi paling tepat bagi Dewa United sekarang.
Kebutuhan akan sosok pemimpin di lapangan tengah membuat manajemen siap bersaing secara finansial dengan klub besar.
Baca Juga: Maarten Paes Buka Suara: Sampai Jumpa di Tahun 2026
Dewa United ingin memastikan setiap pemain baru yang datang memiliki level di atas pemain yang ada.
Pelatih kepala Dewa United sangat selektif dalam memilih pemain baru yang akan didatangkan pada bursa transfer.
Jan Olde Riekerink menegaskan tidak akan sembarangan dalam menambah personel ke dalam susunan skuad utamanya nanti.
Setiap rekrutan baru wajib memberikan dampak instan dan signifikan terhadap performa permainan tim secara keseluruhan.
"Saya pikir jendela transfer akan sangat penting. Tetapi mereka harus lebih baik dari pemain yang kita miliki saat ini, karena jika tidak, itu akan sia-sia,” ujar Jan Olde Riekerink.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen untuk meyakinkan pemain berkualitas agar mau bergabung bersama mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
4 Pemain Tertinggi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Elkan Baggott Paling Menonjol
-
'Kejanggalan' Pemilihan Pemain Timnas Indonesia, John Herdman Beri Penjelasan
-
Respons Elkan Baggott Lihat Timnas Indonesia Kini Penuh Pemain Top
-
Debut di FIFA Series, John Herdman Langsung Bicara Target Piala Dunia 2030
-
Bela Beckham, Marc Klok: Tak Ada Manfaat Bullying Pemain Timnas
-
Kegilaan Duel Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis, Laga Rp100 Miliar kontra Rp11 Miliar
-
Juara FIFA Series 2026 akan Dapat Trofi? Simak Faktanya
-
Justin Hubner Alami Insiden Pesawat Mengerikan di Balik Keterlambatannya Gabung Timnas Indonesia
-
Misteri Terpecahkan! Ini Alasan Dean James Dicoret Timnas Indonesia di Tengah Polemik KNVB
-
Psywar Pelatih Bulgaria, Sebut Timnas Indonesia Hebat Sebelum Era Naturalisasi