- Persib Bandung dan Persija Jakarta bersaing transfer bek tengah Italia Andrea Tiritiello (Virtus Entella) untuk bursa 2026.
- Tiritiello adalah bek tengah 30 tahun asal Italia dengan rekam jejak 400+ penampilan di kompetisi Italia.
- Pemain tersebut memiliki nilai pasar sekitar €400 ribu dan konsisten tampil reguler di Serie B Italia.
Suara.com - Persaingan Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali memanas, kali ini bukan di atas lapangan, melainkan di bursa transfer 2026.
Dua rival klasik Liga Indonesia ini dikabarkan sama-sama tertarik mendatangkan bek tengah asal Italia, Andrea Tiritiello, yang saat ini membela klub Serie B, Virtus Entella.
Kabar eksklusif ini pertama kali diungkap media Italia, yang menyebut Persib tengah mencari pengganti Federico Barba yang berpeluang hengkang.
Namun langkah Maung Bandung tak akan mudah, lantaran Persija Jakarta juga menunjukkan minat serius terhadap bek berusia 30 tahun tersebut.
Situasi ini diprediksi akan memicu persaingan transfer yang sangat ketat. Lantas siapa Andrea Tiritiello dan seperti apa sepak terjangnya?
Andrea Tiritiello lahir di Portoferraio, Italia, pada 28 Maret 1995. Ia berposisi sebagai bek tengah dengan postur ideal setinggi 188 cm.
Tiritiello dikenal sebagai pemain bertahan berpengalaman dengan gaya bermain lugas, kuat dalam duel udara, dan cukup produktif untuk ukuran seorang bek.
Saat ini, Tiritiello terikat kontrak bersama Virtus Entella hingga 30 Juni 2026.
Nilai pasarnya berada di kisaran €400 ribu per Desember 2025, angka yang relatif realistis untuk klub-klub papan atas BRI Super League.
Baca Juga: Persib Bisa Lawan Cristiano Ronaldo di ACL Two, Bagaimana Caranya?
Konsisten di Serie B Italia
Pada musim 2025/2026, Tiritiello tampil reguler bersama Virtus Entella di Serie B. Ia telah mencatatkan 16 penampilan di semua kompetisi, dengan 6 gol dan total 1.327 menit bermain.
Dari jumlah tersebut, 14 laga dimainkan di Serie B, menegaskan statusnya sebagai pilihan utama di lini belakang.
Catatan ini terbilang impresif untuk seorang bek tengah, sekaligus menunjukkan kontribusinya tidak hanya dalam bertahan, tetapi juga saat situasi bola mati.
Rekam Jejak Panjang di Italia
Produk akademi Livorno ini memiliki pengalaman panjang di sepak bola Italia.
Berita Terkait
-
Persib Bisa Lawan Cristiano Ronaldo di ACL Two, Bagaimana Caranya?
-
Maarten Paes Buka Suara: Sampai Jumpa di Tahun 2026
-
Persija Mengancam Rencana Persib, Joey Pelupessy Pilih Merapat ke Jakarta?
-
Maarten Paes dan Joey Pelupessy ke Persib Bandung? Ternyata ini Faktanya
-
7 Alasan Joey Pelupessy Bisa Jadi Transfer Terbaik Persib Bandung Musim Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey