- Arsenal akan menjamu Brighton di Emirates Stadium, berupaya mempertahankan puncak klasemen Premier League saat Natal.
- The Gunners merebut kembali posisi teratas setelah mengalahkan Everton 1-0 berkat gol penalti Viktor Gyokeres.
- Secara historis, Arsenal selalu gagal juara dari empat kesempatan sebelumnya saat memimpin klasemen pada Hari Natal.
Suara.com - Arsenal akan menjamu Brighton & Hove Albion di Emirates Stadium pada lanjutan Premier League akhir pekan ini.
Laga Boxing Day ini menjadi kesempatan bagi The Gunners untuk menjaga posisi puncak klasemen, sekaligus mengirim pesan tegas kepada para pesaing gelar, terutama Manchester City.
Skuad asuhan Mikel Arteta kembali memimpin klasemen Premier League pada Hari Natal, sebuah situasi yang sudah mereka rasakan dalam dua dari empat musim terakhir.
Meski demikian, Arteta masih memburu gelar liga pertamanya sejak menangani Arsenal pada Desember 2019.
Arsenal merebut kembali posisi teratas berkat kemenangan tipis 1-0 atas Everton pada 20 Desember 2025.
Gol tunggal dari titik penalti yang dicetak Viktor Gyokeres memastikan tiga poin krusial sekaligus menggeser Manchester City.
Namun, sejarah menjadi pengingat bagi Arsenal. Dari empat kesempatan sebelumnya memimpin klasemen saat Natal, The Gunners selalu gagal mengakhiri musim sebagai juara.
Di bawah Arteta, Arsenal kini untuk ketiga kalinya berada di puncak saat Natal, setelah dua musim terakhir kembali disalip City.
Terlepas dari itu, performa Arsenal musim ini sangat meyakinkan. Dari 17 laga liga, mereka meraih 12 kemenangan, belum terkalahkan di kandang, dan hanya sekali kehilangan poin di Emirates Stadium.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Usai Patrick Dorgu Bawa Manchester United Menang di Boxing Day
Meski dominan di kandang, Arsenal tidak selalu mudah menghadapi Brighton.
Dari delapan pertemuan liga di Emirates, Arsenal hanya menang tiga kali, rasio kemenangan terendah mereka melawan lawan yang sudah dihadapi setidaknya lima kali, selain Wimbledon dan Liverpool.
Menariknya, seluruh kemenangan kandang Arsenal atas Brighton selalu berakhir dengan skor identik 2-0.
Arsenal juga tengah mencatatkan lima kemenangan kandang beruntun di Premier League, sebuah catatan yang hanya pernah mereka lampaui sekali di era Arteta.
Dalam empat pertemuan liga terakhir, Arsenal belum terkalahkan dari Brighton dengan dua kemenangan dan dua hasil imbang, termasuk dua skor 1-1 pada musim 2024/2025.
Perkiraan Susunan Pemain
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis
-
Jay Idzes Sebut Timnas Indonesia Sedang Membangun Sesuatu yang Lebih Besar Usai Bantai Saint Kitts
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Bulgaria Jelang Bentrok di Final FIFA Series 2026
-
Media Bulgaria Soroti Beckham Putra Usai Cetak 2 Gol untuk Timnas Indonesia
-
Cetak Hattrick, Striker Ganas Bulgaria Siap Bungkam Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
3 Gebrakan yang Langsung Terlihat di Timnas Indonesia Saat Debut Sempurna John Herdman
-
Daftar Lengkap Pemenang PSSI Awards 2026: Jay Idzses Jadi Pemain Pria Terbaik
-
Alasan Teknis John Herdman Bawel Banget Sepanjang Laga Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis
-
Timnas Indonesia Langsung Dapat 'Hadiah' dari FIFA usai Bantai St Kitts, Apa Itu?