- Arsenal menang 2-1 atas Brighton pada Minggu (28/12/2025) dini hari WIB, namun Arteta nilai skor harusnya lebih besar.
- Kemenangan ini mengembalikan Arsenal ke puncak klasemen Liga Inggris dengan total 42 poin, unggul dua poin dari Man City.
- Tim London Utara tersebut memuncaki klasemen meski sedang menghadapi badai cedera pemain kunci menjelang laga selanjutnya.
Suara.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menilai tim asuhannya mestinya bisa menang dengan selisih skor yang lebih besar setelah mereka menang 2-1 atas Brighton and Hove Albion pada pertandingan Liga Inggris Minggu (28/12/2025) dini hari WIB.
Kemenangan itu sekaligus mengantarkan The Gunners kembali memuncaki klasemen sementara Liga Inggris dengan 42 poin, unggul dua poin atas pesaing terdekat, Manchester City.
Sedangkan bagi Brighton, kekalahan keenamnya musim ini membuat mereka tertahan di posisi ke-12 dengan 24 poin.
"(Saya) sangat senang dengan performa tim, baik secara individu maupun kolektif. Kami sangat dominan. Kami menjadi ancaman besar, jadi saya sangat puas dengan semua itu. Tetapi selisih skor seharusnya bisa jauh lebih besar," kata Arteta.
“Maksud saya, dengan jumlah situasi, peluang, dan peluang terbuka yang kami ciptakan sepanjang pertandingan, seharusnya skor tidak pernah hanya 2-1. Tapi inilah Liga Inggris, dan itu adalah langkah yang harus kami buat,” lanjut pelatih asal Spanyol itu.
Arsenal berada di puncak klasemen dengan situasi dilanda badai cedera pemain.
Sebelum melawan Brighton, Riccardo Calafiori tiba-tiba tidak dapat bermain, sedangkan sebelumnya Ben White, Gabriel, Kai Havertz, dan Christian Mosquera sudah terlebih dahulu masuk ruang perawatan.
“Saya tidak tahu, saat ini kami sudah bertahan selama enam bulan. Jadi kita lihat saja, masih ada sekitar lima setengah bulan lagi. Mudah-mudahan kondisinya akan membaik,” ujar Arteta.
“Kabar baiknya juga, misalnya, kami mendapatkan Gabi kembali lebih cepat dari perkiraan, dan itu sangat bagus. Tim medis, menurut saya, telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan bagaimana dia (Gabi) juga mendorong dirinya sendiri, itu yang kami butuhkan. Karena kami kehilangan satu pemain dan mendapatkan yang lain kembali,” lanjutnya.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Tekuk Nottingham, Manchester City Geser Arsenal dari Puncak Klasemen
Arteta bahkan sepakat kalau cedera menjadi salah satu hal yang menyatukan tim.
“Ya, karena cedera yang dialami Jurrien (Timber) juga, dia mendarat dengan posisi yang salah, dan ada sesuatu juga dengan Richy (Calafiori), sangat-sangat aneh. Tapi Anda bicara dengan Declan (Rice) dan mengatakan kepadanya bahwa dia harus bermain, misalnya, sebagai sayap kanan, dan dia berkata, “Oke, saya siap menerima tantangan itu, saya akan melakukan yang terbaik,” dan sikap seperti itu sangat luar biasa untuk disaksikan,” pungkasnya.
Setelah ini Arsenal akan bermain menjamu Aston Villa di ajang Liga Inggris pada 31 Desember. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga
-
Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih
-
Lakon Aneh Piala Dunia 2026: Aljazair dan Austria Main Mata untuk Singkirkan Iran?
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen
-
Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026