- Aston Villa mengalahkan Chelsea 2-1 di Stamford Bridge, mendekati pemuncak klasemen Arsenal dengan selisih tiga poin.
- Pelatih Unai Emery fokus pada target tiket Eropa, menepis pembicaraan perburuan gelar juara Premier League saat ini.
- Kemenangan dramatis tersebut menyamai rekor 11 kemenangan beruntun Aston Villa di semua kompetisi.
Suara.com - Kemenangan dramatis Aston Villa atas Chelsea belum membuat Unai Emery terlena. Meski timnya terus melaju kencang di Premier League, pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa Villa belum benar-benar berada dalam perburuan gelar juara liga.
Aston Villa sukses menaklukkan Chelsea 2-1 di Stamford Bridge, Minggu (28/12/2025) dinihari WIB, lewat dua gol pemain pengganti Ollie Watkins.
Hasil tersebut membawa Villa hanya terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Arsenal.
Namun, Emery memilih merendah saat ditanya soal peluang juara. “Tidak juga,” ujar Emery seperti dilansir dari ESPN.
“Kami merasa sedang bersaing untuk tiket Eropa, bukan untuk bersaing memperebutkan gelar dengan Manchester City dan Arsenal.”
Kemenangan atas Chelsea menjadi kemenangan ke-11 beruntun Aston Villa di semua kompetisi, menyamai rekor terbaik klub yang terakhir kali tercipta pada 1914.
Villa kini juga hanya berjarak satu kemenangan dari rekor sembilan kemenangan liga beruntun, yang bertahan sejak 1910.
Performa impresif ini semakin menegaskan kebangkitan Aston Villa di bawah asuhan Emery, yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat Manajer Terbaik Premier League musim ini.
Meski berada di papan atas, Emery menilai konsistensi sepanjang musim masih menjadi tantangan terbesar.
Baca Juga: Seni Perang Unai Emery: Mengupas Transformasi Radikal Aston Villa
“Kami baru memainkan 18 pertandingan dan masih ada 20 laga tersisa. Kami harus bersaing dengan tim-tim seperti Liverpool, Chelsea, dan Manchester United,” lanjutnya.
“Target kami adalah konsisten selama 38 pertandingan,” tambah Emery.
Aston Villa akan menghadapi ujian besar berikutnya dengan bertandang ke markas Arsenal di Emirates Stadium, Selasa mendatang. Kemenangan di laga tersebut berpotensi membuat Villa menyamai perolehan poin Arsenal.
Meski demikian, Emery tetap menganggap The Gunners sebagai favorit.
“Pertandingan melawan Arsenal akan sangat, sangat sulit. Di Emirates mereka sangat kuat. Saat ini mereka adalah tim terbaik di Premier League dan Liga Champions,” ujar Emery.
Namun, ia memastikan Villa tidak akan bermain defensif.
“Kami akan tetap bermain dengan kepribadian dan mentalitas kami. Mereka memang favorit, tetapi kami akan memberikan perlawanan,” tutupnya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Seni Perang Unai Emery: Mengupas Transformasi Radikal Aston Villa
-
Chelsea Double Combo! Dipermalukan Aston Villa Plus Berpotensi Kena Sanksi Gegara Botol Terbang
-
Mikel Arteta: Harusnya Arsenal Menang Besar Lawan Brighton!
-
Pasukan Mikel Arteta Puncaki Klasemen, Legenda Arsenal Bongkar Masalah Besar The Gunners
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa