- Jay Idzes, bek Sassuolo dan kapten Timnas Indonesia, menjadi sorotan media Italia karena penampilan solid di Serie A.
- Idzes telah bermain 15 kali sebagai starter di Serie A musim ini, menunjukkan konsistensi pasca-degradasi bersama Venezia.
- Popularitas Idzes mendorong peningkatan signifikan pengikut media sosial Sassuolo, terutama dari penggemar Indonesia.
Suara.com - Laga Bologna kontra Sassuolo bukan sekadar duel sesama tim Emilia-Romagna. Pertandingan ini juga menjadi panggung khusus bagi Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia yang kini menjelma sebagai salah satu pemain paling disorot di Serie A musim ini.
Ulasan itu datang dari salah satu media Italia, bolognasportnews.it. Menurut laporan tersebut, Idzes, yang sempat masuk radar transfer Bologna musim lalu, kini justru menjadi pilar penting di lini belakang Sassuolo.
Bek kelahiran 2000 itu didatangkan dari Venezia setelah tampil impresif meski gagal menyelamatkan klubnya dari degradasi. Keputusan hijrah ke Sassuolo terbukti tepat.
Sejauh musim ini berjalan, Idzes telah mencatatkan 15 penampilan di Serie A, semuanya sebagai starter.
Konsistensinya membuat pelatih Fabio Grosso semakin percaya untuk selalu memasangnya sejak menit pertama.
Performa solid tersebut menjadi bukti bahwa Idzes mampu bangkit setelah kekecewaan akibat degradasi bersama Venezia.
Jay Idzes tidak hanya mencuri perhatian karena performanya di lapangan, tetapi juga karena popularitas luar biasa di media sosial.
Saat ini, Idzes memiliki sekitar 3,6 juta pengikut di Instagram, angka yang terbilang langka untuk seorang bek tengah Serie A.
Faktor utama di balik lonjakan popularitas itu adalah statusnya sebagai pemain Timnas Indonesia.
Baca Juga: John Herdman In, Jordi Cruyff Out dari Timnas Indonesia
"Di Indonesia, pemain yang membela tim nasional diperlakukan layaknya bintang besar. Antusiasme publik terhadap sepak bola pun terus meningkat, menjadikan Idzes magnet perhatian, baik bagi penggemar maupun media," ulas media Italia itu.
Dampaknya juga dirasakan langsung oleh Sassuolo. Sejak kedatangan Idzes, jumlah pengikut klub di media sosial meningkat signifikan.
Klub berjuluk Neroverdi itu kini juga semakin sering diliput oleh content creator asal Indonesia, yang ikut mendorong pertumbuhan brand Sassuolo di pasar Asia.
Efek ini bahkan disebut-sebut mengingatkan pada lonjakan eksposur media saat Cristiano Ronaldo pertama kali merapat ke Italia, tentu dalam skala yang berbeda.
Musim lalu, Bologna sempat dikabarkan tertarik memboyong Idzes.
Namun, rencana tersebut akhirnya kandas setelah manajemen Rossoblù memilih merekrut bek lain, yakni Vitik dan Heggem, untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
Kini, Idzes justru bersiap menghadapi Bologna sebagai lawan.
Bek Timnas Indonesia itu diyakini memiliki motivasi ekstra untuk tampil maksimal melawan klub yang hampir saja menjadi pelabuhan kariernya beberapa bulan lalu.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
John Herdman In, Jordi Cruyff Out dari Timnas Indonesia
-
Miliki Aura Pemimpin, Jay Idzes Disebut Bakal Jadi Kapten Tim Sassuolo?
-
Gaji Rp670 Juta Per Bulan, John Herdman Langsung Bilang Yes Latih Timnas Indonesia
-
Arsitek di Balik Bayang-Bayang: Menakar John Herdman untuk Timnas Indonesia
-
Jadi Kandidat Kuat Latih Ole Romeny Cs, John Terry Kantongi Lisensi UEFA Pro
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
dengan Hati yang Hancur, Kekasih Cody Gakpo Bagikan Kabar Duka di Tengah Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga
-
Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih
-
Lakon Aneh Piala Dunia 2026: Aljazair dan Austria Main Mata untuk Singkirkan Iran?
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen