- Ong Kim Swee, setelah melatih di Indonesia, resmi menjadi Direktur Teknik Akademi Mokhtar Dahari (AMD) Malaysia sejak 1 Desember 2025.
- Tugas barunya fokus membangun fondasi sepak bola akar rumput dan pengembangan pemain muda, bukan mengejar hasil instan liga profesional.
- Ia menggantikan Oscar Francisco Gonzalez, membawa pengalaman melatih tim profesional dan tim nasional untuk membina talenta usia dini.
Suara.com - Ong Kim Swee resmi membuka lembaran baru dalam perjalanan karier kepelatihannya setelah sempat merasakan ketatnya persaingan kompetisi di Indonesia.
Mantan pelatih yang pernah menukangi klub BRI Liga 1 tersebut kini dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Direktur Teknik Akademi Mokhtar Dahari (AMD).
Penunjukan ini menandai kembalinya Ong Kim Swee ke tanah kelahirannya, Malaysia, dengan peran sentral dalam pengembangan sepak bola usia dini.
AMD sendiri dikenal sebagai akademi paling bergengsi di Negeri Jiran yang beroperasi langsung di bawah naungan National Football Development Programme of Malaysia (NFDP).
Tugas dan tantangan yang dihadapi Ong Kim Swee saat ini sangat berbeda dibandingkan saat ia masih menangani klub profesional yang penuh tekanan hasil akhir.
Di posisi barunya, ia tidak lagi dituntut untuk memberikan kemenangan instan setiap pekannya, melainkan harus fokus membangun fondasi kuat bagi sepak bola akar rumput.
Pengalaman panjangnya saat melatih Timnas Malaysia senior maupun U-23 dinilai menjadi aset berharga untuk membentuk karakter pemain muda.
Legenda sepak bola Malaysia, Jamal Nasir, menyambut positif penunjukan ini dan menilai Ong Kim Swee memiliki kapasitas mumpuni untuk jabatan tersebut.
Namun, Jamal juga mengingatkan bahwa tanggung jawab membina pemain muda jauh lebih kompleks dan rumit dibandingkan sekadar melatih tim senior yang sudah jadi.
Baca Juga: Kegilaan Striker Indonesia! Hokky Caraka Salto, Sananta Bikin Fans Malaysia Terdiam
Ong Kim Swee dituntut tidak hanya mengembangkan skill teknis, tetapi juga harus memahami aspek psikologis dalam menangani talenta-talenta belia.
Kemampuan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan setiap pemain secara detail sejak usia dini menjadi kunci keberhasilannya nanti.
Jamal menekankan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk membentuk tim junior yang benar-benar kompetitif di level internasional.
Secara resmi, Ong Kim Swee telah memulai tugas barunya sebagai Direktur Teknik AMD sejak tanggal 1 Desember 2025 lalu.
Ia menggantikan posisi Oscar Francisco Gonzalez dan mendapatkan kepercayaan penuh dari Federasi Sepak Bola Malaysia untuk melakukan transformasi.
Reputasi dan jam terbangnya yang tinggi membuat sosoknya dianggap sebagai figur paling tepat untuk mengisi kekosongan posisi vital tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan