-
Persija Jakarta mulai bernegosiasi dengan pemain baru sebelum bursa transfer resmi dibuka Januari.
-
Nama Hugo Gomes dan Ezra Walian santer dikabarkan menjadi target utama belanja Persija.
-
Manajemen menunggu evaluasi pelatih pasca laga 3 Januari untuk menentukan pemain yang dilepas.
Suara.com - Manajemen Persija Jakarta secara mengejutkan sudah mengambil langkah proaktif menjelang pembukaan bursa transfer paruh musim.
Klub berjuluk Macan Kemayoran ini dikabarkan telah mengawali proses komunikasi dengan sejumlah pilar baru potensial.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan kesiapan tim sebelum jendela perpindahan pemain benar-benar diresmikan oleh operator liga.
Meskipun aktivitas belanja pemain belum resmi sah, Persija memilih bergerak lebih awal dibanding kontestan lainnya.
Pendekatan ini merupakan respons cepat manajemen dalam memenuhi daftar belanja yang disusun oleh staf kepelatihan.
Kabar mengenai pergerakan rahasia ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, pada Senin malam.
Beliau menyatakan bahwa pihak manajemen sedang bekerja keras menindaklanjuti permintaan spesifik dari tim pelatih saat ini.
Prapanca menegaskan proses lobi sedang berjalan intensif terhadap nama-nama yang dianggap cocok mengisi slot kosong.
"Sesuai kebutuhan pelatih lah gitu, pelatih sudah ada (mengajukan) beberapa pemain yang dibidik, sedang kita lakukan negosiasi," ucap Prapanca kepada awak media.
Baca Juga: Bos Persija Jakarta Akui Sudah Negosiasi Pemain Bidikan, Ezra Walian?
Kepastian ini memberikan sinyal hijau bagi para pendukung setia terkait ambisi tim di paruh kedua.
Secara administratif, periode pendaftaran pemain baru untuk Liga Super 2025/2026 baru dimulai pada 10 Januari mendatang.
Otoritas liga menjadwalkan bursa transfer musim dingin ini akan ditutup secara permanen pada 6 Februari 2026.
Meski demikian, regulasi tidak melarang klub untuk mencapai kesepakatan personal dengan pemain incaran lebih awal.
Persija Jakarta ingin memanfaatkan celah waktu tersebut agar tidak tertinggal dari para pesaing di papan atas.
Kecepatan dalam mengamankan tanda tangan pemain menjadi kunci keberhasilan perombakan skuad di pertengahan kompetisi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?