- Mantan pemain Premier League, Ramadan Sobhi, divonis 12 bulan penjara kerja paksa karena kecurangan ujian di Giza, Mesir.
- Hukuman dijatuhkan Pengadilan Kriminal Giza pada Rabu (31/12) terkait pemalsuan dokumen dan menggunakan jasa orang lain.
- Kasus ini menambah masalah Sobhi setelah sebelumnya ia juga menerima sanksi larangan bermain empat tahun karena doping.
Suara.com - Mantan pemain Premier League, Ramadan Sobhi, dilaporkan dijatuhi hukuman 12 bulan penjara di Mesir setelah dinyatakan bersalah dalam kasus kecurangan ujian.
Gelandang serang berusia 28 tahun itu terbukti terlibat dalam pemalsuan dokumen resmi dan menggunakan jasa orang lain untuk mengikuti ujian atas namanya.
Menurut laporan media Belanda De Telegraaf, Sobhi ditangkap pada Juli lalu setelah penyelidikan mengungkap dugaan kecurangan dalam ujian di sebuah institut swasta pariwisata dan perhotelan di wilayah Giza, Mesir tengah.
Pada Rabu (31/12) waktu setempat, pengadilan Kriminal Giza menjatuhkan vonis 12 bulan penjara dengan kerja paksa kepada Sobhi dan satu terdakwa lainnya.
Pihak pengacara Ramadan Sobhi belum memberikan pernyataan resmi usai putusan tersebut, namun tidak menutup kemungkinan akan mengajukan banding dalam waktu dekat.
Ramadan Sobhi dikenal publik sepak bola Inggris setelah membela Stoke City dan Huddersfield Town di Premier League.
Ia mencatatkan total 45 penampilan di kasta tertinggi Liga Inggris.
Sobhi bergabung dengan Stoke City dari Al Ahly SC pada 2016 dan tampil 46 kali di semua kompetisi sebelum pindah ke Huddersfield Town pada 2018.
Namun, kariernya di klub Yorkshire itu tidak berjalan mulus karena cedera lutut, membuatnya hanya tampil empat kali di liga sebelum kembali ke Mesir.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A: AS Roma Bermimpi Pulangkan Salah ke Olimpico
Debut Premier League Sobhi terjadi pada Agustus 2016 saat Stoke City menghadapi Manchester City.
Ia masuk sebagai pemain pengganti dan berhadapan langsung dengan pemain-pemain top seperti John Stones, Raheem Sterling, dan David Silva.
Selama berseragam Stoke, Sobhi sempat menjadi starter reguler dan mencetak gol beruntun pada Desember 2017.
Di level internasional, Ramadan Sobhi telah mengoleksi 37 caps bersama timnas Mesir.
Ia tampil di seluruh laga fase grup Piala Dunia 2018, bermain di Olimpiade Tokyo 2020, serta terakhir kali memperkuat Mesir pada Piala Afrika 2022.
Ia juga dikenal sebagai rekan setim Mohamed Salah di tim nasional.
Kasus hukum ini menambah panjang daftar masalah yang dihadapi Sobhi.
Sebelumnya, ia membantu Pyramids FC menjuarai Liga Champions CAF musim lalu, namun saat ini juga tengah menghadapi sanksi larangan bermain selama empat tahun setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada November lalu mengonfirmasi pelanggaran aturan anti-doping.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Bursa Transfer Serie A: AS Roma Bermimpi Pulangkan Salah ke Olimpico
-
Rahasia Taktik Mikel Arteta: Mengapa Arsenal Begitu Perkasa Sepanjang 2025?
-
Gary Neville Bongkar Kesalahan Ruben Amorim, Formasi 3-4-3 Bikin MU Mandek
-
Gawang Dirobek 4 Pemain Arsenal, Emiliano Martinez Ribut dengan Fans The Gunners
-
Arteta Puji Mentalitas Arsenal Usai Libas Aston Villa
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
4 Fakta Menarik Belgia vs Senegal, Singa Teranga Bermain Gila-gilaan
-
Gacor di Piala Dunia 2026, Bayern Muenchen Keluar Duit Rp 1 T Demi Gelandang Maroko Ismael Saibari
-
Libas Ekuador, Meksiko Hidupkan Memori Emas Piala Dunia 1986
-
Pelatih Kongo Shock Harry Kane Bikin 2 Gol Pembalasan, Meski Sangat Telat
-
Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay
-
Rekor Gol Paling Telat dalam Sejarah! 3 Fakta Comeback Belgia atas Senegal di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Harry Kane Timnas Inggris Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Inggris vs Kongo, The Three Lions Dibikin Frustrasi
-
Kritik Rooney Usai Inggris Susah Payah Tekuk Kongo: Gelandang dan Bek Tak Meyakinkan
-
Inggris Tantang Meksiko di 16 Besar, Tuchel: Mustahil Adaptasi Oksigen Tipis Stadion Azteca