- Gary Neville mengkritik taktik Ruben Amorim setelah MU imbang 1-1 lawan Wolves akibat kembali ke formasi 3-4-3.
- Neville menilai pergantian pemain Amorim, termasuk menarik keluar pencetak gol Joshua Zirkzee, dianggap sangat buruk.
- Kritik lain menyasar penempatan pemain yang tidak ideal, seperti Zirkzee yang dipaksa bermain melebar dalam sistem lama.
Suara.com - Legenda Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik pedas terhadap pelatih Ruben Amorim usai Setan Merah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Wolverhampton Wanderers pada lanjutan Premier League di Old Trafford, Rabu (31/12/2025) dini hari WIB.
Neville menilai keputusan taktik Amorim terlalu rumit dan justru merugikan tim, terutama saat sang pelatih kembali menggunakan formasi 3-4-3 yang sebelumnya dinilai gagal.
Padahal, perubahan ke formasi 4-2-3-1 saat menghadapi Newcastle United beberapa hari sebelumnya sukses membawa MU menang 1-0 dan dianggap sebagai langkah maju.
“Dia tidak perlu mengatakan tidak berubah karena tekanan media. Itu justru menunjukkan media ada di kepalanya,” kata Neville dalam podcast Sky Sports.
“Faktanya, performa dengan formasi 3-4-3 sangat buruk dan hasilnya juga mengecewakan,” tambahnya.
Neville mengaku heran ketika Amorim kembali ke skema tiga bek sejak awal laga melawan Wolves, tim yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi dan baru mengumpulkan tiga poin sepanjang musim.
“Saya melihat kami kembali ke tiga bek setelah lima menit, dan saya berpikir, ‘Tidak, Ruben, kenapa melakukan ini?’ Dia harus jujur pada dirinya sendiri dan mengakui bahwa keputusannya salah. Dia terlalu mempersulit,” tegas Neville.
Tak hanya soal formasi, Neville juga menyoroti pergantian pemain Amorim yang dinilainya aneh dan kontraproduktif.
Ia secara khusus mengkritik keputusan menarik keluar Joshua Zirkzee, pencetak gol MU di laga tersebut.
Baca Juga: Gawang Dirobek 4 Pemain Arsenal, Emiliano Martinez Ribut dengan Fans The Gunners
“Setiap pergantian pemain itu aneh. Jika Zirkzee tidak cedera dan itu murni keputusan taktik, maka itu sangat buruk,” ujar Neville.
“Zirkzee memang bukan Eric Cantona, tapi dia memberi fisik, kehadiran, pengalaman, dan dia sudah mencetak gol. Anda tidak bisa menariknya keluar. Itu tidak benar,” lanjutnya dengan nada geram.
Zirkzee sendiri membuka keunggulan MU lewat gol yang tercipta dari pantulan bek Wolves, Ladislav Krejci.
Namun Wolves mampu menyamakan skor jelang turun minum melalui sundulan Krejci, yang menebus kesalahannya.
Neville juga mengkritik penempatan sejumlah pemain MU yang dinilainya tidak ideal, seperti Zirkzee yang harus bergerak melebar, Diogo Dalot yang terlalu sering turun ke belakang, hingga Patrick Dorgu yang dimainkan di posisi yang tidak maksimal.
“Ini tidak terlihat benar. Dalam dua-tiga laga terakhir, posisi pemain jauh lebih baik, tapi malam ini dia kembali ke sistem lamanya. Para fans di stadion merasakan hal yang sama,” kata Neville.
Berita Terkait
-
Gawang Dirobek 4 Pemain Arsenal, Emiliano Martinez Ribut dengan Fans The Gunners
-
Arteta Puji Mentalitas Arsenal Usai Libas Aston Villa
-
Lini Tengah MU 'Macet'! Amorim Akui Duet Ugarte-Casemiro Tidak Ideal
-
Update Klasemen Liga Inggris: Arsenal Juara Paruh Musim, Manchester United Gagal ke Empat Besar
-
Arsenal Bantai Aston Villa, Mikel Arteta Kirim Ancaman ke Rival Perburuan Gelar
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Witan Nilai Latihan Shin Tae-yong di Persija Akan Berbeda dari Timnas Indonesia
-
4 Fakta Menarik Belgia vs Senegal, Singa Teranga Bermain Gila-gilaan
-
Gacor di Piala Dunia 2026, Bayern Muenchen Keluar Duit Rp 1 T Demi Gelandang Maroko Ismael Saibari
-
Libas Ekuador, Meksiko Hidupkan Memori Emas Piala Dunia 1986
-
Pelatih Kongo Shock Harry Kane Bikin 2 Gol Pembalasan, Meski Sangat Telat
-
Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay
-
Rekor Gol Paling Telat dalam Sejarah! 3 Fakta Comeback Belgia atas Senegal di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Harry Kane Timnas Inggris Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Inggris vs Kongo, The Three Lions Dibikin Frustrasi
-
Kritik Rooney Usai Inggris Susah Payah Tekuk Kongo: Gelandang dan Bek Tak Meyakinkan