-
Yusaku Yamadera menargetkan masuk daftar sebelas pemain terbaik di kompetisi Super League Indonesia.
-
Bek PSIM tunda pulang ke Jepang demi laga penting melawan Semen Padang Januari ini.
-
Yusaku bersyukur atas gelar juara Liga 2 dan debutnya di kasta tertinggi musim 2025.
Pelatih Jean-Paul van Gastel sedang bekerja keras memperbaiki performa tim yang belum maksimal belakangan ini.
Kemenangan sangat dibutuhkan mengingat PSIM gagal meraih poin penuh dalam tiga pertandingan terakhir mereka.
Yusaku mengakui bahwa momen tahun baru sebenarnya sangat berharga bagi kebudayaan asalnya di Jepang.
"Sebenarnya tahun baru adalah perayaan penting bagi umat Buddha di Jepang. Saya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga, tetapi hari-hari ini kami memiliki jadwal pertandingan yang cukup padat pada bulan Januari," ujar Yusaku.
Pemain bernomor punggung tangguh ini harus rela menahan rasa rindu kepada kerabat dan keluarga.
Teknologi menjadi solusi bagi sang pemain untuk tetap terhubung dengan orang-orang tercinta di Jepang.
Ia berencana memanfaatkan fitur panggilan video untuk merayakan pergantian tahun bersama keluarganya dari jauh.
"Saya tidak punya waktu untuk pulang. Jadi, saya akan menghabiskan waktu dengan keluarga melalui panggilan video," tambah dia.
Dedikasi ini menunjukkan betapa besarnya komitmen Yusaku untuk memberikan yang terbaik bagi pendukung PSIM.
Baca Juga: Perjalanan Persija jadi Juara Super League Berat, Jordi Amat: Layaknya Perang!
Kebugaran fisik dan fokus mental menjadi prioritas utamanya selama berada di mess pemain saat ini.
Menjelang penutupan tahun, bek andalan ini merenungkan banyak pencapaian luar biasa yang telah ia raih.
Keberhasilan meraih trofi pada awal tahun menjadi memori yang paling indah baginya secara pribadi.
"Pada Februari, kita berhasil memenangkan Liga 2 dan mendapat trofi. Musim ini pula, pertama kalinya saya bermain untuk Liga 1 Indonesia. Saya juga mendapatkan pengalaman dan budaya dari sepuluh pemain asing di sini. Saya sangat senang," tutup dia.
Berbagai pengalaman baru selama merumput di Indonesia telah memperkaya perspektifnya sebagai pesepak bola profesional.
Kini ia siap membawa PSIM Yogyakarta terbang lebih tinggi di paruh kedua kompetisi Super League.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI
-
Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh
-
Kontak Tembak dengan OPM Saat HUT ke-81 RI, 1 Prajurit TNI Gugur-2 Terluka
-
Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali
-
7 Kuliner Musim Panas di Turkiye yang Wajib Dicoba, dari Sup Dingin hingga Es Krim Maras
-
Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran
-
7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara