-
Persija Jakarta resmi ajukan banding atas hukuman empat laga dan denda Ryo Matsumura.
-
Pihak manajemen mengkritik kurangnya rincian spesifik pelanggaran dalam surat resmi Komdis PSSI.
-
Ryo Matsumura terancam absen di laga penting melawan Persib Bandung dan Madura United.
Prapanca menegaskan bahwa tidak ada rincian perilaku yang dijabarkan secara mendalam oleh pihak Komisi Disiplin.
“Di surat Komdis memang tidak dijelaskan secara spesifik, hanya disebutkan terkait perilaku yang dianggap tidak layak pada pertandingan melawan Semen Padang," kata Prapanca kepada awak media.
Ketidakjelasan narasi dalam surat keputusan itulah yang menjadi dasar utama tim ibu kota mengajukan keberatan.
Prapanca menilai sangat penting bagi klub untuk mengetahui detail kesalahan pemain sebelum menjatuhkan hukuman internal.
"Karena itu, kami mengajukan banding,” jelas sosok yang akrab disapa Panca itu.
Hingga saat ini, Persija terus menunggu hasil tinjauan ulang dari komisi banding terkait nasib pemainnya.
Jika permohonan tersebut ditolak, maka daya gedor lini serang Macan Kemayoran dipastikan bakal mengalami penurunan.
Kehilangan Ryo Matsumura menjadi pukulan telak mengingat peran sentralnya sebagai pengatur serangan di lapangan hijau.
Kondisi ini sangat disayangkan karena sang pemain sebenarnya baru saja pulih dari cedera panjangnya.
Baca Juga: Persija Jakarta Masih Evaluasi Lini Depan Demi Bongkar Pertahanan Blok Rendah Lawan Persijap Jepara
Kini kebugaran fisiknya yang telah kembali prima terancam sia-sia karena harus absen lama di tribun.
Ryo Matsumura sendiri tercatat sudah mulai absen dalam satu laga resmi saat melawan Bhayangkara FC.
Artinya, masih ada sisa hukuman tiga pertandingan lagi yang menghantui karier gelandang berusia 30 tahun itu.
Jika status banding belum berubah, Ryo tidak bisa memperkuat tim saat bersua Persijap Jepara.
Laga penting pada 3 Januari tersebut dipastikan tidak akan melibatkan kehadiran pemain kreatif asal Negeri Sakura.
Partai klasik yang sangat dinanti melawan Persib Bandung pada 11 Januari juga terancam tanpa kehadiran Ryo.
Terakhir, Ryo dijadwalkan baru bisa lepas dari masa hukuman setelah laga kontra Madura United selesai.
Pertandingan melawan Laskar Sape Kerrab tersebut rencananya akan digelar pada tanggal 23 Januari mendatang.
Kehilangan sosok kreator di tiga laga krusial bulan Januari tentu memaksa pelatih memutar otak lebih keras.
Persija kini harus mengoptimalkan stok pemain yang ada agar posisi di klasemen tidak terus merosot.
Semua elemen tim kini berharap ada kebijakan yang lebih adil dari proses banding yang sedang berjalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
-
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana
-
Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS
-
Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang
-
Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI