Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 02 Januari 2026 | 13:05 WIB
Pesepak bola Persija Jakarta Ryo Matsumura (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Arema FC Jayus Hariono (kedua kiri) pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (26/2/2024). Arema FC mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nz
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta resmi ajukan banding atas hukuman empat laga dan denda Ryo Matsumura.

  • Pihak manajemen mengkritik kurangnya rincian spesifik pelanggaran dalam surat resmi Komdis PSSI.

  • Ryo Matsumura terancam absen di laga penting melawan Persib Bandung dan Madura United.

Prapanca menegaskan bahwa tidak ada rincian perilaku yang dijabarkan secara mendalam oleh pihak Komisi Disiplin.

“Di surat Komdis memang tidak dijelaskan secara spesifik, hanya disebutkan terkait perilaku yang dianggap tidak layak pada pertandingan melawan Semen Padang," kata Prapanca kepada awak media.

Ketidakjelasan narasi dalam surat keputusan itulah yang menjadi dasar utama tim ibu kota mengajukan keberatan.

Prapanca menilai sangat penting bagi klub untuk mengetahui detail kesalahan pemain sebelum menjatuhkan hukuman internal.

"Karena itu, kami mengajukan banding,” jelas sosok yang akrab disapa Panca itu.

Hingga saat ini, Persija terus menunggu hasil tinjauan ulang dari komisi banding terkait nasib pemainnya.

Jika permohonan tersebut ditolak, maka daya gedor lini serang Macan Kemayoran dipastikan bakal mengalami penurunan.

Kehilangan Ryo Matsumura menjadi pukulan telak mengingat peran sentralnya sebagai pengatur serangan di lapangan hijau.

Kondisi ini sangat disayangkan karena sang pemain sebenarnya baru saja pulih dari cedera panjangnya.

Baca Juga: Persija Jakarta Masih Evaluasi Lini Depan Demi Bongkar Pertahanan Blok Rendah Lawan Persijap Jepara

Kini kebugaran fisiknya yang telah kembali prima terancam sia-sia karena harus absen lama di tribun.

Ryo Matsumura sendiri tercatat sudah mulai absen dalam satu laga resmi saat melawan Bhayangkara FC.

Artinya, masih ada sisa hukuman tiga pertandingan lagi yang menghantui karier gelandang berusia 30 tahun itu.

Jika status banding belum berubah, Ryo tidak bisa memperkuat tim saat bersua Persijap Jepara.

Laga penting pada 3 Januari tersebut dipastikan tidak akan melibatkan kehadiran pemain kreatif asal Negeri Sakura.

Partai klasik yang sangat dinanti melawan Persib Bandung pada 11 Januari juga terancam tanpa kehadiran Ryo.

Load More