- Manchester City ditahan imbang 0-0 oleh Sunderland dalam Liga Inggris 2025/2026, membuat mereka tertahan di peringkat kedua klasemen.
- Gelandang Rodri kembali bermain setelah cedera sejak November 2025, memberikan dampak signifikan pada keseimbangan permainan City.
- Kembalinya Rodri dinilai pelatih Guardiola memperbaiki transisi menyerang dan bertahan tim selama 45 menit bermain.
Suara.com - Manchester City harus puas membawa pulang satu poin setelah ditahan imbang 0-0 oleh tuan rumah Sunderland dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Jumat dini hari WIB.
Meskipun gagal meraih kemenangan, pelatih Pep Guardiola tetap melihat sisi positif dari pertandingan tersebut berkat kembalinya sang jenderal lapangan tengah, Rodri.
Pemain bernama lengkap Rodrigo Hernandez itu masuk pada awal babak kedua menggantikan Nico Gonzalez dan langsung memberikan dampak signifikan pada permainan tim.
"Rodri mengubah jalannya pertandingan, selama 45 menit dia membuktikan bahwa dirinya merupakan yang terbaik di posisinya," ujar Guardiola memuji anak asuhnya.
Laga ini menandai penampilan perdana gelandang asal Spanyol tersebut setelah harus menepi akibat cedera sejak November 2025.
Peraih Ballon d'Or 2024 itu memang akrab dengan ruang perawatan setelah serangkaian cedera lutut dan masalah fisik lainnya menghantamnya sejak akhir 2024.
Masuknya Rodri dinilai Guardiola mampu memberikan keseimbangan yang sempat hilang di babak pertama, baik dalam transisi menyerang maupun bertahan.
Data dari laman statistik Fotmob memperlihatkan kontribusi nyata Rodri yang sukses menciptakan dua peluang kunci bagi rekan setimnya.
Visi bermainnya juga terlihat jelas lewat catatan tiga umpan jauh yang akurat untuk membongkar pertahanan rapat The Black Cats.
Baca Juga: Liverpool vs Leeds: Cody Gakpo Bidik Rekor Langka Ian Rush di Awal 2026
Dari sisi defensif, Rodri tampil solid dengan membukukan tiga tekel bersih dan tiga kali memulihkan penguasaan bola untuk City.
"Dia mampu memecah garis pertahanan lawan, membuat pergerakan kami jadi lebih baik," kata Guardiola menambahkan.
Sang pelatih mengakui bahwa timnya sangat merindukan kehadiran Rodri dan berharap sang pemain bisa terus fit hingga akhir musim.
Hasil seri ini membuat Erling Haaland dan kawan-kawan gagal memberikan tekanan maksimal kepada Arsenal dalam perburuan gelar juara.
Manchester City kini tertahan di peringkat kedua klasemen dengan 41 poin dari 19 laga, terpaut empat angka dari The Gunners.
Sementara bagi Sunderland, hasil ini memperpanjang tren imbang mereka dan menempatkan tim di posisi ketujuh dengan 29 poin, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Xabi Alonso Resmi ke Chelsea, Liverpool Kini Bidik Pelatih Jenius dari Jerman
-
John Herdman Mulai Seleksi Besar-besaran, Siapa Saja Pemain Diaspora yang Masuk Radar?
-
Gagal Bawa Persija Juara, Nasib Mauricio Souza di Ujung Tanduk?
-
Persija Jakarta Pecahkan Rekor Membanggakan Meski Gagal Juara
-
Second Chance, Program Soccer Camp Pertama di Indonesia Jadi Trending Topic
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Nasib Gelar Juara Persib Bandung di BRI Super League, Begini Kata Marc Klok
-
Kevin Diks Bawa Borussia Monchengladbach ke Papan Bawah Klasemen Akhir Liga Jerman 2026
-
Menang Dramatis, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Justru Rasakan Perasaan Campur Aduk
-
Penyelamatan Krusial Emil Audero Jaga Asa Cremonese Lolos Degradasi Liga Italia