Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:51 WIB
Persik Kediri (IG Persik Kediri)
Baca 10 detik
  • Persik Kediri menjamu Persib Bandung di Stadion Brawijaya pada 5 Januari 2026 mendatang.

  • Pertandingan hanya boleh dihadiri 3.000 suporter tuan rumah tanpa kehadiran pendukung tim tamu.

  • Penjualan tiket dilakukan melalui komunitas Persikmania untuk menyaring penonton yang hadir di stadion.

Suara.com - Kabar gembira datang bagi para pendukung setia Macan Putih menjelang laga krusial di awal tahun 2026.

Pihak manajemen Persik Kediri secara resmi telah mengantongi lampu hijau untuk menyelenggarakan pertandingan besar di kandang sendiri.

Stadion Brawijaya yang berlokasi di jantung Kota Kediri dipastikan menjadi arena bentrokan sengit dalam ajang BRI Super League.

Laga yang mempertemukan tuan rumah dengan tim papan atas, Persib Bandung, menjadi fokus utama panitia pelaksana saat ini.

Kepastian venue ini menjadi angin segar bagi tim yang sedang berupaya memperbaiki posisi di papan klasemen.

Berdasarkan rilis jadwal resmi, pertemuan dua klub besar ini akan dilangsungkan pada hari Senin malam mendatang.

"Laga Persik Kediri menghadapi Persib Bandung akan berlangsung pada 5 Januari 2026 di Stadion Brawijaya Kota Kediri. Sedangkan waktu kick off akan dimulai pada pukul 19.00 WIB," kata Widodo di Kediri, Jumat.

Pernyataan dari Ketua Panpel tersebut menegaskan bahwa persiapan teknis di lapangan sudah mulai dimatangkan oleh tim internal.

Selain masalah waktu, regulasi mengenai kehadiran penonton di tribun juga menjadi poin krusial yang diatur secara ketat.

Baca Juga: Persija Jakarta: Persijap Jepara Dulu, Baru Persib Bandung

Pihak keamanan memberikan rekomendasi khusus agar pertandingan ini berjalan tanpa adanya kelompok pendukung tim tamu di lokasi.

Sesuai dengan arahan kepolisian, tribun Stadion Brawijaya hanya akan diperuntukkan bagi pendukung setia tuan rumah saja.

"Pihak kepolisian telah merekomendasikan pertandingan ini dapat dihadiri suporter dengan jumlah 3.000 orang, dan itu hanya khusus untuk suporter tuan rumah saja atau Persikmania," kata dia.

Kebijakan pembatasan kapasitas ini diambil demi menjamin aspek keamanan dan keselamatan semua pihak yang terlibat di stadion.

Panitia pelaksana berkomitmen penuh menjalankan mandat tersebut agar tidak terjadi pelanggaran yang merugikan klub di masa depan.

Dukungan langsung dari tribun diharapkan mampu membakar semangat para pemain Persik saat berhadapan dengan lawan yang tangguh.

Tri Widodo selaku ketua panitia juga menitipkan pesan penting kepada seluruh elemen pendukung yang akan hadir nanti.

Faktor kenyamanan publik menjadi prioritas utama yang harus dijaga bersama selama rangkaian acara pertandingan berlangsung di Kediri.

"Mari sama-sama menjaga situasi kondusif rumah kita 'Kota Kediri' ini agar senantiasa aman dan nyaman," kata dia.

Kesadaran kolektif dari para suporter sangat dibutuhkan agar citra positif sepak bola di wilayah Jawa Timur tetap terjaga.

Kondisi yang aman akan memudahkan koordinasi antara panitia, petugas keamanan, dan para penonton yang datang ke stadion.

Terkait distribusi akses masuk, pihak panitia penyelenggara saat ini sedang merampungkan segala teknis administrasi tiket pertandingan tersebut.

Metode penjualan tiket kali ini menggunakan pendekatan khusus yang melibatkan jaringan organisasi suporter resmi di bawah naungan klub.

Langkah ini diambil sebagai bentuk proteksi agar distribusi tiket tepat sasaran dan meminimalisir risiko adanya kebocoran kepada pihak luar.

"Penjualan tiket melalui komunitas Persikmania dimaksudkan untuk dapat memfilter dan penjualan tiket sesuai dengan peruntukan yakni teman-teman Persikmania," kata dia.

Dengan sistem filtrasi ini, diharapkan atmosfer Stadion Brawijaya benar-benar dipenuhi oleh energi positif dari pendukung asli Macan Putih.

Di sisi lain, skuat Persik Kediri tidak main-main dalam mempersiapkan kedalaman strategi mereka di atas lapangan hijau.

Latihan intensif terus digeber oleh tim pelatih guna menutup celah kelemahan yang terlihat pada pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Evaluasi menyeluruh menjadi menu wajib bagi para pemain agar bisa tampil maksimal saat menjamu tim berjuluk Maung Bandung.

Tantangan besar menghadapi Persik karena saat ini mereka masih tertahan di urutan ke-12 klasemen dengan koleksi 18 poin.

Sementara itu, Persib Bandung datang dengan status penguasa puncak klasemen sementara yang telah mengemas total 34 poin.

Perbedaan poin yang cukup mencolok di klasemen menjadi motivasi tersendiri bagi Persik Kediri untuk menciptakan kejutan besar.

Dukungan 3.000 pasang mata di Stadion Brawijaya diyakini akan menjadi pemain ke-12 yang memberikan tekanan bagi tim tamu.

Seluruh pemain diharapkan mampu mengimplementasikan hasil latihan ke dalam permainan yang solid dan efektif selama 90 menit.

Kemenangan di laga ini bukan hanya soal poin, melainkan juga tentang harga diri bermain di depan publik sendiri.

Manajemen berharap laga perdana di Januari 2026 ini menjadi titik balik kebangkitan Persik Kediri di kompetisi kasta tertinggi.

Load More