- Manchester City imbang 1-1 melawan Chelsea (4/1/2026), membuat mereka tertinggal enam poin dari Arsenal.
- Gelandang Tijjani Reijnders menegaskan perburuan gelar juara Liga Inggris belum berakhir bagi timnya.
- Reijnders, pencetak gol pembuka, meyakini timnya memiliki keyakinan kuat untuk membalikkan keadaan klasemen.
Suara.com - Api optimisme masih membara di ruang ganti Manchester City dan salah satu pemantiknya adalah gelandang berdarah Indonesia, Tijjani Reijnders.
Di tengah kekecewaan karena gagal memangkas jarak poin dengan Arsenal, ia justru mengirimkan pesan perang yang tegas, perburuan gelar juara belum berakhir.
Man City memang baru saja menelan hasil pahit. Ditahan imbang 1-1 oleh Chelsea, Minggu (4/1/2026), membuat mereka kini tertinggal enam poin dari sang pemuncak klasemen, Arsenal.
Kekecewaan ini terasa semakin mendalam karena terjadi setelah sebelumnya mereka juga gagal meraih poin penuh saat ditahan imbang Sunderland. Rasa frustrasi ini bahkan diakui secara terbuka oleh gelandang senior, Rodri.
"Tentu saja ini membuat frustrasi. Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan dengan skor tiga atau empat nol, tetapi inilah sepak bola," ucapnya.
Namun di tengah awan kelabu itu, Tijjani Reijnders justru memilih untuk menyalakan kembali api semangat.
Gelandang yang mencetak gol pembuka dalam laga kontra Chelsea itu menolak untuk menyerah. Baginya, hasil ini bukanlah sebuah akhir, melainkan hanya sebuah tikungan.
Dengan tatapan lurus ke depan, ia menegaskan bahwa keyakinan di dalam tim untuk membalikkan keadaan masih sangat kuat.
"Kita harus terus maju dan kita masih yakin bisa membalikkan keadaan. Pertandingan selanjutnya sangat penting," ucap Tijani Reijnders seperti dilansir dari Metro.
Baca Juga: MU Ditahan Imbang Leeds, Ruang Ganti Memanas, Ruben Amorim Menolak Mundur
Meskipun saat ini berada di posisi kedua dengan 42 poin dan tertinggal cukup jauh, pernyataan optimistis dari Tijjani Reijnders ini menjadi sinyal bahwa Man City tidak akan mengibarkan bendera putih begitu saja.
Keyakinan dari salah satu pilar utama di lini tengah ini menjadi bahan bakar penting bagi The Citizens untuk terus menekan Arsenal di sisa musim.
Perang perebutan takhta Liga Inggris dipastikan akan terus berlangsung sengit hingga akhir.
Berita Terkait
-
Setelah 20 Pertandingan, Wolves Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Liga Inggris 2025/2026
-
Hasil dan Update Klasemen Liga Inggris: Manchester City Gagal Kalahkan Chelsea
-
Alarm di Anfield! Hugo Ekitike Terancam Absen Lawan Arsenal, Arne Slot Buka Suara
-
Hasil Liga Inggris Manchester City vs Chelsea: Tijjani Reijnders Cetak Gol Roket
-
Dipuji Setinggi Langit Mikel Arteta, Declan Rice Akui Sempat Frustrasi Gegara Ini
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
-
Persib Bandung Fokus ke Super League, Federico Barba: Kami Ingin Menang di Setiap Laga
-
Babak Baru Kasus Rasisme Vinicius Jr: Kubu Gianluca Prestianni Melawan Balik
-
Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk