Bola / Bola Indonesia
Senin, 05 Januari 2026 | 13:33 WIB
Ezra Walian beri kode keras usai pelatih Timnas Indonesia punya pelatih baru, yaitu John Herdman. (Instagram/@ezrawalian)
Baca 10 detik
  • Ezra Walian mengirimkan sinyal kepada pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, setelah diresmikan pada 3 Januari 2026.
  • Ia menegaskan kembali komitmen WNI sejak 2017, meskipun sudah empat tahun tidak dipanggil memperkuat skuad Garuda.
  • Performa impresif Ezra Walian bersama Persik Kediri (5 gol, 6 assist) membuka peluangnya kembali ke timnas.

Suara.com - Era baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman baru saja dimulai, dan kode keras langsung datang dari seorang nama yang telah lama terlupakan dari skuad Garuda yaitu Ezra Walian.

Tampil fenomenal bersama Persik Kediri, ia seolah mengirimkan pesan tak langsung kepada sang pelatih baru.

Tak lama setelah peresmian John Herdman sebagai nakhoda anyar pada Sabtu (3/1/2026), Ezra Walian seolah mengirimkan kode melalui sebuah wawancara.

Ia menegaskan kembali kecintaan dan komitmennya pada Merah Putih, sebuah pilihan yang ia ambil saat masih berseragam Jong Ajax pada 2017.

"Saya sudah tinggal di Indonesia selama enam tahun. Saya pikir pertama kali saya bermain untuk Timnas Indonesia adalah pada tahun 2017. Saat itu saya masih membela Jong Ajax," kata Ezra Walian dikutip dari Instagram Ajax Amsterdam.

Meskipun sudah empat tahun tidak mendapat panggilan, loyalitasnya tak pernah luntur.

Ezra Walian menegaskan bahwa keputusannya menjadi WNI adalah langkah terbaik dalam hidupnya.

"Dan sejujurnya, saya tidak pernah menyesal (memilih Indonesia) karena itu adalah langkah luar biasa bagi saya,” tegas eks pemain PSM Makassar ini.

Pesan Ezra ini bukan sekadar kata-kata. Ia membuktikannya dengan performa sensasional di atas lapangan bersama Persik Kediri musim ini.

Baca Juga: Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal

Ia telah menjelma menjadi salah satu pemain lokal paling berpengaruh di Super League 2025/2026.

Statistiknya berbicara jelas dengan mengemas 13 Penampilan dan menyumbangkan lima gol serta enam assist.

Torehan ini menempatkannya di jajaran atas kreator serangan paling efektif di liga, sebuah kualitas yang sangat dibutuhkan di level tim nasional.

Performa gemilang ini menjadi ketukan keras di pintu tim nasional yang telah lama tertutup baginya.

Terakhir kali Ezra Walian mengenakan seragam Garuda adalah pada ajang Piala AFF 2020 (digelar 2021). Sejak saat itu, namanya seolah menghilang dari peredaran.

Kini dengan datangnya pelatih baru yang akan memulai dari lembaran kosong, ditambah dengan performa on fire yang ia tunjukkan, peluang Ezra Walian untuk melakukan comeback ke Timnas Indonesia setelah empat tahun absen kini terbuka lebih lebar dari sebelumnya.

Load More