-
PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan posisi Patrick Kluivert.
-
Media Malaysia menyoroti rekam jejak Piala Dunia John Herdman dan kegagalan kualifikasi sebelumnya.
-
John Herdman diharapkan membawa perubahan besar bagi Indonesia menjelang turnamen Piala AFF 2026.
Suara.com - Langkah besar diambil oleh PSSI dalam menata ulang manajemen kepelatihan Timnas Indonesia.
Kepastian mengenai nakhoda baru Skuad Garuda kini telah mencapai titik terang melalui penunjukan sosok berpengalaman.
Kedatangan figur baru ini tidak hanya memicu perbincangan luas di kalangan pencinta sepak bola dalam negeri.
Dinamika perubahan di kursi pelatih Indonesia ternyata turut memancing atensi besar dari publik negara tetangga.
Media-media asal Malaysia terlihat sangat proaktif memantau perkembangan terbaru yang terjadi di kubu tim Merah Putih.
Eksistensi John Herdman sebagai suksesor Patrick Kluivert menjadi poin utama yang digarisbawahi oleh pers Negeri Jiran.
Berita Harian secara khusus memberikan ruang untuk membahas profil pelatih yang memiliki rekam jejak mentereng tersebut.
Laporan mereka menekankan pada sejarah karier Herdman yang sudah sangat akrab dengan atmosfer Piala Dunia.
Informasi mengenai jadwal debut perdana sang pelatih bersama Indonesia juga menjadi bagian penting dalam narasi mereka.
Baca Juga: Klasemen Liga Prancis: Lille Klub Calvin Verdonk Masih Bertahan di Empat Besar
Pola pemberitaan yang hampir serupa juga ditunjukkan oleh media Malaysia lainnya dalam membedah isu kepelatihan ini.
The Star memilih sudut pandang yang menonjolkan transisi jabatan dari pelatih sebelumnya ke tangan Herdman.
"Indonesia Menunjuk Herdman Menggantikan Kluivert sebagai Pelatih," tulis The Star yang juga menampilkan rekam jejak singkat Herdman dan kans Herdman menjalani laga pertama bersama tim Merah Putih.
Analisis mengenai peluang keberhasilan pelatih baru ini di masa depan mulai bermunculan di berbagai platform digital.
Publik menantikan apakah pengalaman internasional Herdman mampu membawa perubahan signifikan bagi prestasi sepak bola Indonesia.
Di sisi lain terdapat media yang mengaitkan penunjukan ini dengan performa kurang maksimal Indonesia di masa lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Paul Scholes Peringatkan Man United Jangan Rekrut Enzo Maresca, Kenapa?
-
Data Menyedihkan di Balik Ruben Amorin Dipecat Manchester United, Parah Sih...
-
Calon Pelatih Chelsea Liam Rosenior: Pengagum Sir Alex Ferguson, Peniru Jurgen Klopp
-
Komentar Tidak Biasa Pelatih Asal Malaysia Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Cerita John Herdman Kena Maki Eks Pelatih Lionel Messi
-
Horor Menit 73 Liga 4 DIY: Tendangan Kung Fu Leher Disasar, Wasit Tutup Mata
-
Ngeri! Anggota FBI Pantau Laga Maroko vs Kongo di Piala Afrika 2025, Mau Nyulik Siapa?
-
John Herdman In! Berpeluang Gaet Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia?
-
Real Madrid Pecat Xabi Alonso? Anak Carlo Ancelotti Jadi Kandidat Pengganti
-
Antara Jay Idzes, Sassuolo dan Juventus