-
John Herdman menjadi kandidat utama pengganti Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
-
Muncul isu skandal penggunaan drone untuk memata-matai lawan saat Herdman melatih tim Kanada.
-
Kesepakatan gaji dan kontrak antara PSSI dengan John Herdman kabarnya sudah selesai dirampungkan.
Media internasional CBC.ca baru-baru ini mengangkat kembali isu kontroversial yang pernah melibatkan nama Herdman.
Laporan tersebut menuding adanya penggunaan drone untuk memantau sesi latihan tertutup tim lawan mereka.
Aksi ilegal dalam dunia olahraga ini diduga kuat terjadi ketika dirinya masih menukangi Kanada.
Praktik tidak terpuji tersebut menjadi perbincangan luas terutama saat momentum Olimpiade Paris 2024 berlangsung.
Lebih mengejutkan lagi metode spionase ini ditengarai sudah menjadi kebiasaan lama sejak tahun 2018.
Selain isu spionase teknologi sang pelatih juga memiliki catatan merah terkait etika di lapangan.
Kejadian yang paling diingat dunia terjadi pada perhelatan akbar Piala Dunia 2022 silam.
Sesaat sebelum bentrokan melawan Kroasia dimulai dirinya kedapatan melontarkan kalimat yang sangat tidak pantas.
"Jelang laga melawan Kroasia, ia melontarkan umpatan kasar yang terekam kamera dan viral di media sosial."
Baca Juga: Fakta Lengkap Skandal Drone John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia
Aksi emosional tersebut sempat memicu ketegangan diplomatik sepak bola antara kedua negara yang bertanding.
Kini rekam jejak tersebut menjadi bahan diskusi serius di kalangan penggemar sepak bola nasional.
Banyak yang mempertanyakan apakah faktor kepribadian ini akan mempengaruhi performa Timnas Indonesia di masa depan.
Walaupun demikian rekam jejak prestasi teknisnya tetap menjadi alasan utama PSSI memberikan kepercayaan penuh.
Masyarakat berharap agar standar profesionalisme tertinggi tetap dijunjung oleh siapa pun yang akan melatih.
Sekarang bola berada di tangan PSSI untuk memberikan pengumuman resmi mengenai status sang pelatih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan