-
Persija Jakarta resmi melepas pemain muda Alwi Fadillah karena kontraknya telah berakhir musim ini.
-
Alwi merupakan lulusan akademi Persija yang sempat merasakan debut di tim senior Liga 1.
-
Pemain dan manajemen berpisah secara baik-baik dengan memberikan apresiasi serta doa kesuksesan bersama.
Suara.com - Manajemen tim berjuluk Macan Kemayoran mulai bergerak aktif melakukan evaluasi mendalam terhadap komposisi pemain mereka.
Langkah konkret dari kebijakan ini ditandai dengan berakhirnya masa bakti gelandang muda berbakat Alwi Fadillah.
Pemain yang tumbuh besar di lingkungan internal klub tersebut kini harus mencari pelabuhan baru dalam kariernya.
Keputusan melepas talenta muda ini menjadi bagian dari strategi besar klub dalam menyongsong tantangan kompetisi mendatang.
Kabar perpisahan ini mencuat ke publik tepat setelah durasi kontrak sang pemain resmi tidak diperpanjang lagi.
Alwi sendiri merupakan salah satu jebolan terbaik dari program pembinaan Elite Pro Academy milik Persija.
Perjalanan kariernya dimulai dari bawah hingga akhirnya ia mampu menembus tim utama yang bergengsi itu.
Sebelum memantapkan posisi di tim senior, ia sempat dikirim untuk menimba ilmu di luar klub.
Status pinjaman di Bekasi City FC pada tahun 2025 menjadi kawah candradimuka bagi perkembangan permainannya.
Baca Juga: Mauricio Souza Minta Persija Fokus Hadapi Persijap Jepara Sebelum Duel Panas Melawan Persib Bandung
Pengalaman bertanding di luar tersebut memberinya bekal mental yang sangat kuat saat kembali ke Jakarta.
Keberhasilan menembus skuad utama Liga 1 musim 2024/2025 merupakan bukti nyata kualitas yang dimiliki Alwi.
Momen bersejarah dalam hidupnya terjadi ketika ia dipercaya tampil perdana melawan tim Semen Padang.
Pertandingan yang berlangsung pada 6 Desember 2024 itu menjadi gerbang awal kiprah profesionalnya di kasta tertinggi.
Tidak berhenti di sana, ia kembali mendapatkan menit bermain yang berharga pada musim kompetisi berikutnya.
Ia tercatat tampil membela panji oranye saat menjamu Persik di ajang Super League November 2025 lalu.
Pihak manajemen secara terbuka memberikan penghargaan tinggi atas semua usaha yang telah diberikan oleh Alwi.
Meskipun harus berpisah, klub merasa bahwa sang pemain telah menunjukkan sikap yang sangat profesional sekali.
Proses regenerasi memang terkadang mengharuskan adanya perpisahan pahit di tengah jalan demi kepentingan taktis tim.
Alwi dipandang sebagai contoh sukses bagaimana sistem akademi klub mampu melahirkan pemain yang siap bersaing.
Dinamika perpindahan pemain ini dianggap wajar dalam industri sepak bola modern yang terus bergerak sangat cepat.
Pelatih kepala Persija saat ini yaitu Mauricio Souza turut memberikan komentar terkait kepergian anak asuhnya tersebut.
Juru taktik asal Brasil itu memberikan doa yang terbaik agar sang pemain sukses di tempat barunya.
“Terima kasih telah berkontribusi bersama Persija. Alwi selalu memberikan yang terbaik selama latihan. Semoga sukses dalam karier selanjutnya,” tutur Mauricio Souza, pelatih Persija, dalam momen pamitan Alwi.
Pernyataan pelatih tersebut sekaligus menegaskan bahwa hubungan antara kedua belah pihak berakhir dengan sangat baik.
Souza mengakui bahwa kedisiplinan Alwi selama sesi latihan harian patut mendapatkan pujian dari tim pelatih.
Bagi Alwi sendiri, mendapatkan kesempatan membela klub sebesar Persija adalah sebuah kehormatan yang luar biasa besar.
Ia merasa sangat bersyukur bisa bekerja sama dengan banyak sosok hebat selama berada di ibu kota.
“Terima kasih telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menjadi bagian dari orang-orang hebat di Persija. Terima kasih untuk semuanya, pelatih, teman-teman, senior, dan staf yang telah membantu saya," ujar Alwi.
Rasa terima kasih juga ia tujukan kepada para mentor yang membimbingnya sejak masih di level junior.
"Terima kasih juga untuk seluruh pelatih di akademi yang selama ini telah mendidik, mengarahkan, dan memberikan pembelajaran hingga saat ini. Untuk The Jakmania, kalian istimewa. Ini bukan selamat tinggal, tetapi sampai jumpa kembali,” ucap Alwi.
Kehilangan satu talenta muda tentu memberikan ruang bagi Persija untuk mendatangkan amunisi baru yang lebih segar.
Para pendukung setia kini menantikan siapa sosok yang akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Alwi tersebut.
Di sisi lain, Alwi kini berstatus bebas transfer dan siap memulai petualangan baru bersama klub lain.
Perjalanan Alwi Fadillah menjadi bukti bahwa proses di akademi selalu menghasilkan pemain dengan karakter kuat.
Meskipun tidak lagi berseragam oranye, semangat juang pemain ini diyakini akan tetap membara di lapangan hijau.
Persija Jakarta pun diprediksi akan terus melakukan pergerakan transfer lainnya dalam beberapa pekan ke depan ini.
Dinamika skuad ini sangat menarik untuk diikuti mengingat target tinggi yang dicanangkan oleh manajemen musim depan.
Kini lembaran baru telah terbuka bagi Alwi Fadillah untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pemain muda potensial Indonesia.
Semoga langkah yang diambil klub dan pemain membawa kebaikan bagi kemajuan sepak bola nasional secara keseluruhan.
Selamat berjuang di tempat baru Alwi dan teruslah berkembang menjadi pemain yang lebih hebat lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
Here We Go! Dean James Masuk Radar Juara 4 Kali Liga Champions
-
Dear Rafael Struick, Ini Profil Ilija Spasojevic, Senior Timnas Indonesia yang Kamu Gebok
-
Fabio Capello: Wasit seperti Mafia, VAR Bikin Saya Gila
-
Rafael Struick Biang Kerok, Gebok Ilija Spasojevic, Kok Pemain Timnas Begitu?
-
Ruben Amorim Dipecat, Alejandro Garnacho Sorak Gembira
-
Kans Dua Anak Kembar Tembus Tim Utama Usai Darren Fletcher Jadi Pelatih Sementara MU
-
Oliver Glasner Jadi Favorit Pengganti Ruben Amorim di Manchester United
-
John Herdman Puji Proyek Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia: Banyak Potensi
-
Bos Persija Jakarta Ancang-ancang Dekati Pemain Baru Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Senyum Ruben Amorim Usai Dipecat Manchester United, Kantongi Pesangon Rp271 Miliar