- Media Belanda menilai pemilihan John Herdman oleh PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia merupakan keputusan logis.
- Herdman diakui media Belanda karena merupakan pelatih pertama membawa tim putra dan putri lolos Piala Dunia.
- Tantangan utama Herdman adalah menyatukan kultur pemain lokal dengan diaspora serta mengatasi inkonsistensi tim.
Suara.com - Keputusan PSSI yang santer dikabarkan memilih John Herdman sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia, mengalahkan kandidat kuat asal Belanda, Giovanni van Bronckhorst ternyata mendapat sorotan khusus dari media Negeri Kincir Angin.
Alih-alih kecewa, mereka justru menilai langkah PSSI ini sebagai sebuah keputusan yang logis, meskipun diiringi dengan beberapa catatan penting.
Media Belanda, Voetbalprimeur mengakui bahwa rekam jejak John Herdman memang sangat istimewa.
Statusnya sebagai satu-satunya pelatih dalam sejarah yang berhasil membawa timnas putra dan putri dari negara yang sama ke panggung Piala Dunia dianggap sebagai sebuah pencapaian yang luar biasa.
“John Herdman adalah pelatih tim nasional Indonesia yang baru, menggantikan Patrick Kluivert,“ tulis laporan tersebut.
“Pria asal Inggris ini adalah manajer pertama yang pernah memimpin tim putra dan putri dari negara yang sama ke Piala Dunia."
“Dengan kedatangannya, Indonesia telah memilih seorang pemimpin dengan kisah hidup yang luar biasa dan rekam jejak yang terbukti,“ lanjut Voetbalprimeur.
Berdasarkan CV tersebut, media Belanda ini pun memberikan stempel persetujuan bahwa PSSI telah mengambil langkah yang tepat.
“Dengan pengalamannya mengembangkan struktur sepak bola dan kemampuannya yang terbukti untuk memperkuat tim secara mental dan fisik, Herdman tampaknya merupakan pilihan yang logis untuk negara seperti Indonesia,“ tegas Voetbalprimeur.
Baca Juga: John Herdman Resmi Pelatih Timnas Indonesia, Erick Thohir: Ini Sepak Bola Era Baru
Namun di balik pujiannya, tersimpan sebuah peringatan. Voetbalprimeur menyoroti dua pekerjaan rumah besar yang akan menjadi tantangan kompleks bagi Herdman di skuad Garuda.
Pertama manajemen ruang ganti. Mereka sadar betul komposisi Timnas Indonesia saat ini merupakan perpaduan unik antara talenta lokal dengan para pemain diaspora berlatar belakang Eropa.
Menyatukan dua kultur yang berbeda ini akan menjadi ujian pertama bagi kepemimpinan Herdman.
“Tim nasional Indonesia memiliki perpaduan antara talenta lokal dan pemain dengan akar Eropa (seringkali Belanda),“ jelas Voetbalprimeur.
Kedua inkonsistensi performa. Ini dianggap sebagai penyakit kronis yang harus segera diobati.
“Pada saat yang sama, tim ini juga bergumul dengan performa yang tidak konsisten dan tantangan organisasi,“ lanjutnya.
Media Belanda itu pun menyimpulkan bahwa tugas utama Herdman nantinya adalah membawa stabilitas dan visi yang jelas untuk mengatasi dua masalah fundamental tersebut.
“Tugas Herdman adalah mengatasi hal ini dengan stabilitas dan visi yang jelas, dengan memperhatikan jangka pendek dan jangka panjang,“ pungkas media Belanda.
Berita Terkait
-
Debut Belum Dimulai di Timnas Indonesia, John Herdman Sudah Dihadapkan Skuad Pincang
-
Resmi Tangani Timnas Indonesia, John Herdman Dapat Dukungan dari Pelatih Persija Jakarta
-
Modal Berharga John Herdman Latih Timnas Indonesia, Punya Rekor Mentereng Lawan Tim Asia
-
Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Tahan Imbang Parma dan Tempati Posisi 9 Klasemen
-
Gaspol! Jadwal Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia dan U-23
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
Terkini
-
Penyerang Persija ke Persib Bandung: Kami Masih Punya 13 Pertandingan, 13 Final
-
Setelah Protes Fans, Tottenham Putuskan Harga Tiket Tetap untuk Musim Depan
-
Real Madrid Selangkah Lagi ke 16 Besar, Bakal Lawan Manchester City atau Sporting CP?
-
Media Thailand Soroti Ulah Suporter Persib, Singgung Sisi Gelap Sepak Bola Indonesia
-
Timnas Tak Lolos, Indonesia Tetap Gelar Agenda Road to Piala Dunia 2026
-
Persib Digembosi Wasit, Bojan Hodak Ngadu ke AFC Meski Bakal Sia-sia
-
Prediksi Sanksi AFC untuk Persib Usai Bobotoh Mengamuk di GBLA
-
Arsenal Tergelincir Lagi, Superkomputer Ungkap Peluang Juara The Gunners Menipis?
-
Jadwal BRI Super League 2025/2026 Ramadan: Persija Jakarta Bidik Posisi Runner Up di JIS
-
2 Pemain Keturunan Trial di Klub Spanyol, Bisa Jadi Tumpuan Masa Depan Timnas Indonesia