Bola / Bola Indonesia
Kamis, 19 Februari 2026 | 17:05 WIB
Allano Lima (Persija Jakarta)
Baca 10 detik
  • Allano Lima optimis Persija Jakarta mampu mengejar ketertinggalan tiga poin dari pemuncak klasemen Persib.

  • Striker Brasil ini menganggap sisa tiga belas laga Super League sebagai partai final menentukan.

  • Persija membidik kemenangan atas PSM Makassar guna terus menempel ketat posisi Persib Bandung.

Suara.com - Persaingan memperebutkan takhta tertinggi di kompetisi kasta utama Indonesia Super League kini memasuki fase yang sangat krusial.

Penyerang impor andalan Persija Jakarta, Allano Lima, secara terbuka mulai menebar ancaman bagi Persib Bandung.

Saat ini Maung Bandung memang masih bertengger dengan nyaman di posisi teratas klasemen sementara musim 2025/2026.

Meski demikian, kubu Macan Kemayoran menegaskan bahwa perburuan gelar juara belum berakhir bagi tim asal Jakarta.

Semangat pantang menyerah menjadi modal utama bagi anak asuh Thomas Doll untuk merangkak naik ke posisi puncak.

Selisih poin yang ada di papan atas saat ini tergolong sangat tipis dan mudah berubah.

Persija kini mengoleksi total 44 poin dan duduk manis di urutan ketiga dalam tabel klasemen.

Jumlah tersebut hanya terpaut tiga angka saja dari sang rival abadi, Persib, yang memimpin dengan 47 poin.

Allano Lima menyadari betul bahwa setiap poin di pertandingan mendatang akan sangat menentukan nasib timnya.

Baca Juga: Pelatih Ratchaburi FC Akui Dibuat Geleng-geleng Bobotoh di GBLA

Ia memandang setiap jadwal yang tersisa sebagai sebuah partai puncak yang tidak boleh dilewati dengan kegagalan.

Pemain berkebangsaan Brasil tersebut melihat peluang besar untuk melakukan kudeta di sisa jadwal yang ada.

"Kami tahu mereka berada di peringkat pertama, tapi masih banyak hal yang bisa diraih di kompetisi ini. Kami masih punya 13 pertandingan, 13 final hingga akhir kompetisi," kata Allano di Jakarta, Kamis (18/2/2026).

Pernyataan tersebut mencerminkan kepercayaan diri tinggi yang tengah menyelimuti internal skuad Macan Kemayoran saat ini.

Allano merasa komposisi pemain yang dimiliki timnya saat ini sangat mumpuni untuk bersaing hingga pekan terakhir.

Bagi sang striker, posisi klasemen sekarang bukanlah hasil akhir yang akan bertahan sampai kompetisi selesai nanti.

Ia sangat optimistis bahwa dinamika di papan atas akan segera mengalami pergeseran dalam waktu dekat.

"Saya yakin klasemen ini tidak akan berakhir seperti ini. Kami tahu potensi kami, kami tahu kekuatan kami, kami tahu tim yang kami miliki dan mereka juga tahu tim kami, mereka tahu ritme yang kami mainkan di rumah mereka, meskipun dengan satu pemain kurang," jelasnya.

Kemampuan Persija dalam menjaga ritme permainan meski dalam kondisi sulit menjadi bukti kuatnya mentalitas mereka.

Walaupun begitu, Allano tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap performa konsisten yang ditunjukkan oleh kubu Persib.

Di bawah asuhan pelatih Bojan Hodak, tim asal Jawa Barat itu memang tampil sangat solid dan harmonis.

Kedalaman skuad yang dimiliki Persib diakui Allano sebagai salah satu faktor keberhasilan mereka memimpin klasemen saat ini.

Namun, ia menegaskan bahwa Persija Jakarta memiliki amunisi yang tidak kalah berbahaya di setiap lini permainan.

Kehadiran sejumlah pilar berlabel Timnas Indonesia di kubu Persija menjadi nilai tambah yang meningkatkan daya saing tim.

Persaingan kualitas pemain antar kedua tim besar ini dianggap Allano sudah berada pada level yang sangat seimbang.

"Jadi, tentu saja, mereka punya tim yang hebat, tapi kami juga tahu bahwa kami memiliki tim yang hebat dan kualitas yang kami miliki," pungkasnya.

Langkah terdekat untuk membuktikan ambisi tersebut adalah dalam laga kontra PSM Makassar yang sudah di depan mata.

Pertandingan bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari di stadion Jakarta International Stadium yang megah.

Kemenangan di kandang sendiri menjadi harga mati jika Persija ingin terus memberikan tekanan psikologis kepada Persib.

Tiga poin dari laga melawan Juku Eja akan membuat napas perburuan juara bagi Macan Kemayoran semakin panjang.

Publik Jakarta tentu menantikan pembuktian kata-kata Allano Lima dalam pertandingan kompetitif yang sesungguhnya di lapangan hijau.

Load More