- Jay Idzes bermain penuh saat Sassuolo bermain imbang 1-1 melawan Parma di Mapei Stadium, Sabtu (3/1/2025).
- Sassuolo unggul lebih dulu melalui Kristian Thorstvedt, namun Parma menyamakan skor lewat Mateo Pellegrino menit ke-24.
- Hasil imbang ini menempatkan Sassuolo di peringkat kesembilan klasemen sementara Liga Italia dengan 23 poin.
Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil penuh saat Sassuolo menjamu Parma pada lanjutan pekan ke-17 Liga Italia 2025/26. Laga yang berlangsung di Mapei Stadium, Sabtu (3/1/2025) malam WIB, berakhir imbang dengan skor 1-1.
Meski tampil solid di lini belakang, Jay Idzes belum mampu membawa Sassuolo meraih kemenangan. Neroverdi sempat unggul lebih dulu sebelum Parma menyamakan kedudukan.
Sassuolo membuka keunggulan pada menit ke-11. Umpan silang Sebastian Walukiewicz dari sisi kanan berhasil dimaksimalkan Kristian Thorstvedt untuk menaklukkan kiper Parma dan membawa tuan rumah memimpin 1-0.
Parma memberikan respons pada menit ke-24. Mateo Pellegrino melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Jay Idzes sempat berusaha melakukan blok, tetapi bola tetap meluncur ke pojok kanan gawang Sassuolo. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, kembali memberikan kepercayaan penuh kepada Jay Idzes untuk mengawal jantung pertahanan. Bek Timnas Indonesia itu tampil disiplin dan menjadi tumpuan lini belakang tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Sassuolo nyaris kembali unggul pada menit ke-49. Sepakan Josh Doig hanya membentur tiang gawang Parma.
Parma kemudian tampil lebih menekan pada pertengahan babak kedua. Namun, barisan pertahanan Sassuolo yang dikomandoi Jay Idzes mampu meredam sejumlah serangan hingga pertandingan berakhir tanpa tambahan gol.
Hasil imbang ini membuat Sassuolo menempati peringkat kesembilan klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 23 poin. Sementara itu, Parma berada di posisi ke-15 dengan raihan 18 poin, berdasarkan data dari laman resmi Serie A.
Secara individu, Jay Idzes mencatatkan penampilan impresif. Berdasarkan data Fotmob, ia membukukan satu intersep, dua sapuan, serta memenangi dua duel sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Juventus Gagal Raih Poin atas Lecce, Tertahan di Posisi Empat Klasemen
(Antara)
Berita Terkait
-
Juventus Gagal Raih Poin atas Lecce, Tertahan di Posisi Empat Klasemen
-
Tumbang di Markas Atalanta, AS Roma Terlempar dari Empat Besar Klasemen
-
Gaspol! Jadwal Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia dan U-23
-
John Herdman Resmi Pelatih Timnas Indonesia, Erick Thohir: Ini Sepak Bola Era Baru
-
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Beruntung Bisa Dilatih John Herdman
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
-
Pratama Arhan Resmi Bergabung dengan Persija Susul Shin Tae-yong
-
Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta
-
Salah Besar! Pelatih Norwegia Serang FIFA Usai Hukuman Folarin Balogun Dicabut
-
Skandal Memalukan Piala Dunia 2026! Lobi Donald Trump Bikin FIFA Kehilangan Wibawa
-
Erling Haaland, Kylian Mbappe, Lionel Messi, Siapa Top Skor Piala Dunia 2026?
-
Tiga Kata Neymar Umumkan Gantung Sepatu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Statistik Gila Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Permalukan Brasil
-
Rahasia di Balik Tembok Pertahanan Timnas Argentina: Air Suci dan Kayu Aromatik
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia