- John Herdman membagikan tujuh strategi mengatasi stres melatih timnas, menekankan kesehatan mental setara taktik lapangan.
- Ia menerapkan struktur rutinitas harian teratur, olahraga fisik rutin, dan membangun koneksi sosial sebagai penahan stres.
- Herdman fokus pada peluang masa depan, menulis jurnal syukur, dan melakukan 'digital sunsets' untuk pemulihan energi.
Suara.com - Menukangi Timnas Indonesia adalah salah satu pekerjaan dengan tingkat tekanan paling tinggi di dunia sepak bola.
Namun nakhoda baru skuad Garuda, John Herdman, ternyata memiliki serangkaian resep jitu untuk menaklukkan stres, yang ia bagikan dalam sebuah siniar Podcast Don't Change Much.
Bagi Herdman, mengelola kesehatan mental sama pentingnya dengan meracik taktik di lapangan. Berikut adalah tujuh strategi yang ia terapkan.
John Herdman mengakui bahwa banyak orang memilih alkohol sebagai jalan pintas untuk meredakan stres.
Namun, ia sadar betul bahwa efeknya hanya sementara dan justru bisa memperburuk kondisi dalam jangka panjang.
Kunci utama bagi Herdman adalah menciptakan sebuah struktur dalam hidupnya.
Memiliki rutinitas harian yang teratur, seperti bangun di jam yang sama, sarapan, hingga menentukan waktu istirahat membantunya merasa lebih memegang kendali, bahkan di tengah situasi paling sibuk sekalipun.
Sebagai seorang pelatih, aktivitas fisik adalah bagian tak terpisahkan dari hidupnya.
Herdman secara rutin meluangkan waktu untuk berkeringat, bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai cara paling efektif untuk melepaskan hormon endorfin dan meredakan hormon stres seperti kortisol.
Baca Juga: Modal Berharga John Herdman Latih Timnas Indonesia, Punya Rekor Mentereng Lawan Tim Asia
Pelatih asal Inggris ini adalah seorang team player sejati. Ia terbiasa bekerja dalam tim dan selalu berusaha membangun koneksi sosial yang positif, baik dengan para pemain, staf, maupun jajaran manajemen.
Baginya dukungan emosional dari lingkungan sekitar adalah benteng pertahanan terbaik melawan stres.
Salah satu resep paling ampuh dari Herdman adalah kemampuannya untuk tidak terjebak di masa lalu.
Ia selalu melatih pola pikirnya untuk fokus pada peluang di masa depan, bukan meratapi kegagalan yang telah lewat.
"Mengubah pola pikir saya ke arah masa depan, dan berfokus pada peluang yang ada di depan saya, menghasilkan pandangan yang lebih positif dan perilaku yang lebih positif," kata Herdman.
Setiap pagi, Herdman memiliki sebuah ritual sederhana namun sangat berdampak yakni menulis jurnal rasa syukur.
Kebiasaan ini membantunya memulai hari dengan perspektif yang lebih cerah dan positif.
"Mengalihkan pikiran saya dari semua hal buruk yang mungkin terjadi agar hari-hari saya menjadi lebih ringan dan cerah," kata Herdman.
Terakhir di era digital, resep terakhir ini mungkin yang paling relevan. Herdman menerapkan kebiasaan yang ia sebut 'digital sunsets', yaitu secara sadar menjauhkan diri dari semua perangkat elektronik seperti ponsel dan laptop saat mendekati waktu istirahat.
Baginya ini adalah langkah krusial untuk benar-benar bisa bersantai dan memulihkan energi tanpa diganggu oleh notifikasi pekerjaan atau media sosial.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Masuk Jajaran 10 Besar emain yang Paling Sering Tampil di Serie A Italia
-
John Herdman Samakan Timnas Indonesia dengan Kanada
-
Media Belanda Soroti PSSI yang Pilih John Herdman Ketimbang Giovanni van Bronckhorst
-
Debut Belum Dimulai di Timnas Indonesia, John Herdman Sudah Dihadapkan Skuad Pincang
-
Resmi Tangani Timnas Indonesia, John Herdman Dapat Dukungan dari Pelatih Persija Jakarta
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
Terkini
-
Penyerang Persija ke Persib Bandung: Kami Masih Punya 13 Pertandingan, 13 Final
-
Setelah Protes Fans, Tottenham Putuskan Harga Tiket Tetap untuk Musim Depan
-
Real Madrid Selangkah Lagi ke 16 Besar, Bakal Lawan Manchester City atau Sporting CP?
-
Media Thailand Soroti Ulah Suporter Persib, Singgung Sisi Gelap Sepak Bola Indonesia
-
Timnas Tak Lolos, Indonesia Tetap Gelar Agenda Road to Piala Dunia 2026
-
Persib Digembosi Wasit, Bojan Hodak Ngadu ke AFC Meski Bakal Sia-sia
-
Prediksi Sanksi AFC untuk Persib Usai Bobotoh Mengamuk di GBLA
-
Arsenal Tergelincir Lagi, Superkomputer Ungkap Peluang Juara The Gunners Menipis?
-
Jadwal BRI Super League 2025/2026 Ramadan: Persija Jakarta Bidik Posisi Runner Up di JIS
-
2 Pemain Keturunan Trial di Klub Spanyol, Bisa Jadi Tumpuan Masa Depan Timnas Indonesia