Bola / Bola Indonesia
Minggu, 04 Januari 2026 | 15:36 WIB
John Herdman punya resep jitu untuk hadapi stres. [Facebook FC Toronto]
Baca 10 detik
  • John Herdman membagikan tujuh strategi mengatasi stres melatih timnas, menekankan kesehatan mental setara taktik lapangan.
  • Ia menerapkan struktur rutinitas harian teratur, olahraga fisik rutin, dan membangun koneksi sosial sebagai penahan stres.
  • Herdman fokus pada peluang masa depan, menulis jurnal syukur, dan melakukan 'digital sunsets' untuk pemulihan energi.

Suara.com - Menukangi Timnas Indonesia adalah salah satu pekerjaan dengan tingkat tekanan paling tinggi di dunia sepak bola.

Namun nakhoda baru skuad Garuda, John Herdman, ternyata memiliki serangkaian resep jitu untuk menaklukkan stres, yang ia bagikan dalam sebuah siniar Podcast Don't Change Much.

Bagi Herdman, mengelola kesehatan mental sama pentingnya dengan meracik taktik di lapangan. Berikut adalah tujuh strategi yang ia terapkan.

John Herdman mengakui bahwa banyak orang memilih alkohol sebagai jalan pintas untuk meredakan stres.

Namun, ia sadar betul bahwa efeknya hanya sementara dan justru bisa memperburuk kondisi dalam jangka panjang.

Kunci utama bagi Herdman adalah menciptakan sebuah struktur dalam hidupnya.

Memiliki rutinitas harian yang teratur, seperti bangun di jam yang sama, sarapan, hingga menentukan waktu istirahat membantunya merasa lebih memegang kendali, bahkan di tengah situasi paling sibuk sekalipun.

Sebagai seorang pelatih, aktivitas fisik adalah bagian tak terpisahkan dari hidupnya.

Herdman secara rutin meluangkan waktu untuk berkeringat, bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai cara paling efektif untuk melepaskan hormon endorfin dan meredakan hormon stres seperti kortisol.

Baca Juga: Modal Berharga John Herdman Latih Timnas Indonesia, Punya Rekor Mentereng Lawan Tim Asia

Pelatih asal Inggris ini adalah seorang team player sejati. Ia terbiasa bekerja dalam tim dan selalu berusaha membangun koneksi sosial yang positif, baik dengan para pemain, staf, maupun jajaran manajemen.

Baginya dukungan emosional dari lingkungan sekitar adalah benteng pertahanan terbaik melawan stres.

Salah satu resep paling ampuh dari Herdman adalah kemampuannya untuk tidak terjebak di masa lalu.

Ia selalu melatih pola pikirnya untuk fokus pada peluang di masa depan, bukan meratapi kegagalan yang telah lewat.

"Mengubah pola pikir saya ke arah masa depan, dan berfokus pada peluang yang ada di depan saya, menghasilkan pandangan yang lebih positif dan perilaku yang lebih positif," kata Herdman.

Setiap pagi, Herdman memiliki sebuah ritual sederhana namun sangat berdampak yakni menulis jurnal rasa syukur.

Load More