Bola / Liga Italia
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:58 WIB
Jay Idzes (ig Sassuolo)
Baca 10 detik
  • Sassuolo menjamu Juventus di Mapei Stadium pada pekan ke-19 Liga Italia Serie A.

  • Jay Idzes menjadi andalan lini belakang Sassuolo untuk meredam strategi ofensif Luciano Spalletti.

  • Juventus sedang berjuang mengatasi krisis cedera dan masalah konsistensi permainan di laga tandang.

Absennya Federico Gatti dan Daniele Rugani memaksa Spalletti memutar otak untuk menyusun komposisi bek tengah.

Sektor penyerangan juga pincang lantaran Dusan Vlahovic harus menepi dari lapangan hijau untuk sementara waktu.

Kondisi ini menuntut para pemain cadangan untuk membuktikan kualitas mereka di tengah tekanan jadwal padat.

Kenan Yildiz diharapkan mampu memikul beban kreativitas serangan mengingat performanya yang semakin menunjukkan kematangan signifikan.

Pertarungan taktis antara skema 4-3-3 milik Grosso dan 3-4-2-1 ala Spalletti diprediksi akan berjalan dinamis.

Sassuolo diprediksi akan mengandalkan kekuatan kolektif lini tengah mereka untuk memutus aliran bola tim tamu.

Secara historis, Juventus memang mendominasi dengan total 15 kemenangan dalam catatan pertemuan di Serie A.

Namun, Sassuolo pernah memberikan kejutan besar dengan mengalahkan Si Nyonya Tua pada tahun-tahun sebelumnya.

Dua kemenangan beruntun Sassuolo di kandang pada April dan September 2023 menjadi peringatan bagi Juventus.

Baca Juga: Punya Dua Slot Pemain Non Eropa, AC Milan Incar Pemain Montenegro, Jay Idzes Batal?

Catatan lima laga terakhir Sassuolo memperlihatkan mereka adalah tim yang sangat sulit dikalahkan di rumah sendiri.

Kemenangan impresif atas Fiorentina menjadi bukti bahwa tim promosi ini memiliki mentalitas petarung yang kuat.

Juventus membawa modal kemenangan atas Pisa dan AS Roma sebelum akhirnya tertahan oleh hasil imbang Lecce.

Stabilitas pertahanan menjadi kunci bagi Juventus jika ingin membawa pulang poin penuh dari markas Sassuolo.

Duel ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Jay Idzes untuk menjaga konsistensi permainannya melawan penyerang kelas dunia.

Laga diprediksi akan berjalan seimbang dengan potensi terjadinya jual beli serangan sejak menit-menit awal pertandingan.

Load More