- Jonathan David memuji pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, sebagai juru taktik jenius karena fleksibilitas taktisnya.
- Keunggulan utama Herdman adalah kemampuannya beradaptasi dengan berbagai formasi, membuat timnya sulit ditebak lawan.
- Herdman juga mengutamakan pendekatan personal, membangun chemistry kuat serta mempersiapkan tim secara detail sebelum laga.
Suara.com - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman mendapatkan pengakuan sebagai juru taktik jenius dari bintang Juventus, Jonathan David.
Menurut Jonathan David, salah satu keunggulan terbesar Herdman adalah fleksibilitasnya.
Ia bukanlah tipe pelatih yang terpaku pada satu formasi atau gaya bermain. Sebaliknya, ia adalah seorang ahli strategi yang mampu beradaptasi dan selalu memiliki rencana berbeda, tergantung lawan yang dihadapi.
“Ia selalu tahu apa yang harus dilakukan dan memiliki taktik yang berbeda untuk setiap pertandingan,” ujar Jonathan David, mengenang masanya di Timnas Kanada.
Fleksibilitas inilah yang membuat Timnas Kanada di bawah arahannya dijuluki sebagai tim bunglon.
Mereka mampu berganti-ganti formasi—dari 3-4-2-1, 4-4-2, hingga 4-2-3-1—bahkan di tengah pertandingan yang sedang berjalan. Hal ini membuat mereka menjadi lawan yang sangat sulit untuk ditebak.
John Herdman sendiri pernah mengungkap rahasia di balik kemampuan adaptasi timnya.
“Kami melatih beberapa formasi berbeda yang bisa kami ubah di tengah pertandingan atau antarpertandingan. Dampaknya, lawan sulit membaca kami,” ujar Herdman yang dikutip dari CoachesVoice.
Namun kekayaan taktiknya ternyata bukanlah fondasi utama. Sebelum berbicara soal formasi, Herdman selalu memulai dengan pendekatan personal.
Baca Juga: Prediksi Pelatih Lokal yang Dampingi John Herdman Sebagai Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Ia dikenal sebagai sosok yang sangat mengutamakan pemahaman karakter dan membangun chemistry di dalam tim.
Hal ini diakui oleh mantan pemainnya yang lain, Kamal Miller. Menurutnya, Herdman adalah seorang pemimpin yang membangun kebersamaan, bukan menonjolkan ego.
"Dia sangat mahir dalam membangun chemistry tim dan rendah hati. Ada banyak pelatih yang tampak ingin terlihat lebih besar daripada timnya, tetapi ia selalu memberikan penghargaan kepada pemain dan mempersiapkan dengan sangat detail untuk setiap pertandingan,” kata Kamal Miller, seperti dikutip dari FIFA.
Dengan testimoni berkelas dari para pemain yang pernah merasakan langsung sentuhan magisnya, publik sepak bola Indonesia kini memiliki gambaran yang lebih jelas.
John Herdman bukan hanya seorang pelatih, tetapi seorang manajer modern yang memadukan kedalaman taktik dengan kekuatan psikologis untuk membangun sebuah tim yang solid dan sulit dikalahkan.
Berita Terkait
-
Statistik Rafael Struick Melempem di Dewa United, Posisi di Era Baru Timnas Indonesia Terancam?
-
De Javu di Timnas Indonesia, John Herdman Punya Satu Kesamaan dengan Patrick Kluivert
-
6 Assist, 5 Gol! John Herdman Layak Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia
-
Ajax Amsterdam Dikabarkan Incar Bek Kiri Timnas Indonesia, Rekomendasi Denny Landzaat?
-
Liverpool Persulit Federico Chiesa untuk Keluar, Juventus Gigit Jari
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
Terkini
-
Pujian Setinggi Langit Ajax Soal Debut Maarten Paes, Dibilang Punya Peran Kunci!
-
Buntut Panjang Kasus Rasisme Vinicius Jr, Muncul Wacana Prestianni Law
-
Maarten Paes Kecewa Usai Debut Bareng Ajax Amsterdam, Ini Penyebabnya
-
Lawan Persita, Manajemen Persib Tutup Tribun Selatan dan VBS, Imbas Insiden di ACL 2?
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Jay Idzes Bantu Sassuolo Hancurkan Tim Pelatih Legendaris Italia
-
Resmi! 3 Pemain Keturunan Indonesia dalam Satu Naungan, Salah Satunya Wonderkid Garuda
-
Siapa Pemain yang Tidak Dibawa John Herdman di FIFA Series 2026?
-
Persib vs Persita, Bojan Hodak: Marc Klok dan Julio Cesar Masih Tanad Tanya?
-
Persib Bandung Jamu Persita di GBLA, Bojan Hodak Siap Balas Kekalahan