Sosok John Herdman yang kini dipercaya menukangi Timnas Indonesia ternyata menyimpan perjalanan hidup penuh perjuangan. (Instagram/John Herdman)
Baca 10 detik
- John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026), menggantikan Patrick Kluivert.
- Media Belanda mengungkap masa kecil Herdman di Consett diwarnai kekerasan brutal hingga nyaris merenggut nyawanya saat berusia enam belas tahun.
- Pengalaman sulit masa kecil membentuk mental juang, empati kuat, dan pendekatan psikologis dalam gaya kepelatihan John Herdman.
"Tinju dan sepak bola menjadi pelampiasannya, dan minatnya pada psikologi olahraga muncul sejak dini karena kehidupan rumah tangganya yang kompleks," tulis Voetbal Nieuws.
Pengalaman hidup tersebut disebut berpengaruh besar pada gaya kepelatihan John Herdman saat ini.
Ia dikenal memiliki empati tinggi, pendekatan psikologis yang kuat, serta kemampuan membangun ikatan emosional dengan para pemainnya.
"Latar belakang ini menjadikannya seorang pelatih dengan empati yang kuat dan kemauan yang teguh."
"Semangat juangnya terlihat jelas dalam cara dia membimbing timnya: sebagai sebuah tim, dengan keberanian, dan seringkali sebagai tim yang diremehkan," tambah laporan itu.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut