Bola / Liga Italia
Selasa, 06 Januari 2026 | 22:05 WIB
Jay Idzes (Ig Sassuolo)
Baca 10 detik
  • Jay Idzes menghadapi ujian berat melawan Juventus yang sedang dalam performa produktivitas gol tinggi.

  • Kenan Yildiz dan Dusan Vlahovic menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Sassuolo malam ini.

  • Rekor buruk pertahanan Sassuolo menuntut kerja keras Jay Idzes untuk menghindari kekalahan beruntun.

Suara.com - Pertarungan sengit di kompetisi kasta tertinggi Liga Italia akan mempertemukan Sassuolo dengan raksasa Turin, Juventus.

Stadion Mapei di Reggio Emilia menjadi saksi bisu bentrokan pekan ke-19 Serie A musim 2025/2026 tersebut.

Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam atau Rabu dini hari waktu Indonesia Barat.

Sorotan utama tertuju pada bek tangguh Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang memikul beban berat di lini belakang.

Idzes harus bersiap menghadapi ancaman nyata dari penyerang muda berbakat milik Juventus, Kenan Yildiz.

Rekor pertemuan kedua tim belakangan ini menunjukkan dominasi yang sangat mencolok dari kubu Juventus.

Sepanjang musim 2023/2024 yang lalu, I Neroverdi tercatat tidak mampu memetik satu poin pun dari Juventus.

Si Nyonya Tua sukses menyapu bersih kemenangan baik saat bermain di kandang maupun ketika bertandang ke markas Sassuolo.

Kondisi ini menempatkan skuad asuhan Davide Ballardini dalam posisi underdog yang harus berjuang ekstra keras.

Baca Juga: Liverpool Persulit Federico Chiesa untuk Keluar, Juventus Gigit Jari

Lini pertahanan tuan rumah diprediksi akan menerima tekanan tanpa henti sejak peluit pertama dibunyikan wasit.

Juventus datang dengan modal kepercayaan diri tinggi berkat performa lini depan yang sedang dalam kondisi on-fire.

Klub yang identik dengan warna hitam-putih ini berhasil memproduksi delapan gol hanya dalam lima pertandingan pamungkas.

Menariknya, kekuatan ofensif mereka tidak hanya bertumpu pada satu sosok pemain saja di lapangan hijau.

Berbagai nama tercatat masuk dalam daftar pencetak gol Juventus dalam beberapa pekan terakhir kompetisi.

Variasi serangan ini menjadi ancaman kolektif yang sangat sulit untuk diantisipasi oleh barisan pertahanan lawan.

Load More