-
Jay Idzes menghadapi ujian berat melawan Juventus yang sedang dalam performa produktivitas gol tinggi.
-
Kenan Yildiz dan Dusan Vlahovic menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Sassuolo malam ini.
-
Rekor buruk pertahanan Sassuolo menuntut kerja keras Jay Idzes untuk menghindari kekalahan beruntun.
Suara.com - Pertarungan sengit di kompetisi kasta tertinggi Liga Italia akan mempertemukan Sassuolo dengan raksasa Turin, Juventus.
Stadion Mapei di Reggio Emilia menjadi saksi bisu bentrokan pekan ke-19 Serie A musim 2025/2026 tersebut.
Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam atau Rabu dini hari waktu Indonesia Barat.
Sorotan utama tertuju pada bek tangguh Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang memikul beban berat di lini belakang.
Idzes harus bersiap menghadapi ancaman nyata dari penyerang muda berbakat milik Juventus, Kenan Yildiz.
Rekor pertemuan kedua tim belakangan ini menunjukkan dominasi yang sangat mencolok dari kubu Juventus.
Sepanjang musim 2023/2024 yang lalu, I Neroverdi tercatat tidak mampu memetik satu poin pun dari Juventus.
Si Nyonya Tua sukses menyapu bersih kemenangan baik saat bermain di kandang maupun ketika bertandang ke markas Sassuolo.
Kondisi ini menempatkan skuad asuhan Davide Ballardini dalam posisi underdog yang harus berjuang ekstra keras.
Baca Juga: Liverpool Persulit Federico Chiesa untuk Keluar, Juventus Gigit Jari
Lini pertahanan tuan rumah diprediksi akan menerima tekanan tanpa henti sejak peluit pertama dibunyikan wasit.
Juventus datang dengan modal kepercayaan diri tinggi berkat performa lini depan yang sedang dalam kondisi on-fire.
Klub yang identik dengan warna hitam-putih ini berhasil memproduksi delapan gol hanya dalam lima pertandingan pamungkas.
Menariknya, kekuatan ofensif mereka tidak hanya bertumpu pada satu sosok pemain saja di lapangan hijau.
Berbagai nama tercatat masuk dalam daftar pencetak gol Juventus dalam beberapa pekan terakhir kompetisi.
Variasi serangan ini menjadi ancaman kolektif yang sangat sulit untuk diantisipasi oleh barisan pertahanan lawan.
Nama Kenan Yildiz muncul sebagai primadona baru dengan koleksi tujuh gol di seluruh kompetisi musim ini.
Selain Yildiz, sosok Dusan Vlahovic tetap menjadi predator kotak penalti yang sudah mengemas enam gol sejauh ini.
Pemain lain seperti Weston McKennie, Pierre Kalulu, hingga Ikoma Openda juga turut menyumbangkan gol penting.
Nama-nama seperti Juan David dan Jonathan David juga melengkapi daftar mesin gol mematikan milik Juventus.
Kondisi internal pertahanan Sassuolo sebenarnya sedang berada dalam situasi yang cukup mengkhawatirkan musim ini.
Gawang I Neroverdi tercatat selalu mengalami kebobolan dalam lima pertandingan terakhir yang mereka jalani.
Selama periode Desember 2025 hingga awal Januari 2026, Sassuolo hanya mampu meraih satu kali clean sheet.
Jay Idzes nantinya akan berkolaborasi dengan Tarik Muharemovic untuk menjaga area terlarang dari infiltrasi lawan.
Kemampuan Idzes dalam membaca permainan sangat diharapkan untuk memutus aliran bola para pemain tengah Juventus.
Publik sepak bola tanah air tentu sangat menantikan bagaimana kiprah Idzes dalam meredam bintang-bintang dunia.
Duel satu lawan satu antara Idzes dengan Kenan Yildiz diprediksi akan menjadi daya tarik utama laga ini.
Disiplin posisi dan ketenangan dalam melakukan intersep menjadi kunci utama bagi Idzes untuk tampil maksimal.
Juventus dipastikan akan memanfaatkan setiap celah di pertahanan Sassuolo demi menjaga posisi mereka di klasemen.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan pembuktian kualitas bagi benteng pertahanan tuan rumah.
Sassuolo harus menemukan cara efektif untuk mematikan pergerakan dinamis para gelandang serang tim tamu.
Tekanan tinggi yang diterapkan Juventus menuntut konsentrasi penuh dari seluruh elemen tim selama 90 menit.
Kegagalan dalam melakukan koordinasi pertahanan bisa berakibat fatal mengingat tajamnya penyelesaian akhir lawan.
Dukungan publik sendiri di Stadion Mapei diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi Jay Idzes dkk.
Mampukah tembok pertahanan Sassuolo menghalau badai serangan Juventus dan mengamankan poin penting di rumah sendiri?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
-
Cara Unik Igor Tudor Jelang Derby London Melawan Arsenal, Ajak Pemain Spurs Makan Malam
-
Perjalanan Spiritual Rekan Cristiano Ronaldo Menjadi Mualaf di Bulan Ramadan 2026
-
Juventus Alami 3 Kekalahan, Spalletti: Menang Lawan Como Jadi Harga Mati!
-
Cerita Zainab Pemain Keturunan Jalani Puasa di Inggris: Melawan Semua Godaan Hawa Nafsu
-
Massimiliano Allegri Dipuji Setinggi Langit Eks Juventus: Tak Pernah Ngeluh, Pelatih Terbaik
-
Bisa Ditiru! Ini Cara Beckham Putra Jaga Kondisi di Bulan Ramadan
-
Bedah Taktik Aleksandar Dimitrov Lawan John Herdman di FIFA Series 2026
-
Disindir Tak Punya Aura Kuat sebagai Pelatih Liverpool, Arne Slot Serang Balik Wayne Rooney
-
Bali United Kebobolan 10 Gol dalam 4 Laga, Johnny Jansen Bakal Lakukan Apa?