Bola / Liga Inggris
Kamis, 08 Januari 2026 | 22:05 WIB
Elkan Baggott (Antara)
Baca 10 detik
  • Elkan Baggott diprediksi meninggalkan Ipswich Town pada Januari 2026 karena jarang mendapatkan kesempatan bermain.

  • Pelatih Kieran McKenna memuji profesionalisme Baggott namun mengakui sang pemain membutuhkan menit bermain reguler.

  • Kontrak Baggott bersama Ipswich Town masih berlaku hingga 2028 meski nasibnya kini tengah didiskusikan.

Suara.com - Spekulasi mengenai kelanjutan karier bek jangkung Timnas Indonesia Elkan Baggott kini sedang menjadi perbincangan hangat.

Kabar ini mencuat tepat sebelum jadwal pertandingan putaran ketiga Piala FA antara Ipswich Town melawan Blackpool.

Salah satu media Inggris Blackpool Gazette secara khusus menyoroti kondisi terkini pemain bertahan berusia 23 tahun tersebut.

"Bek Timnas Indonesia itu disebut berpeluang mencari klub baru pada bursa transfer Januari 2026 setelah minim kesempatan bermain bersama The Tractor Boys musim ini," ulas media Inggris itu.

Absennya Baggott dalam daftar susunan pemain utama sepanjang musim ini memicu rumor kepindahannya dari Portman Road.

Pertemuan melawan Blackpool akhir pekan ini seharusnya menjadi momen emosional bagi Baggott karena statusnya sebagai mantan pemain.

Sayangnya harapan untuk melihat Baggott tampil dalam laga reuni tersebut tampaknya akan sulit terwujud dalam waktu dekat.

Hingga saat ini Baggott tercatat belum pernah mendapatkan kesempatan merumput bersama tim senior Ipswich di kompetisi manapun.

Kurangnya kepercayaan dari tim pelatih membuat pemain kelahiran Bangkok ini lebih banyak menghabiskan waktu di tim cadangan.

Baca Juga: Jay Idzes dan Beban Ekspektasi: Menguji Kedewasaan Suporter Indonesia

Kondisi tersebut sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan pencapaian impresif yang ia torehkan pada musim sebelumnya.

"Situasi ini kontras dengan performanya saat dipinjamkan ke Blackpool pada musim lalu," sambung media Inggris itu lagi.

Meskipun sempat mengalami kendala cedera Baggott sebenarnya mampu menunjukkan kualitas pertahanan yang solid saat berbaju Blackpool.

Di bawah kepemimpinan pelatih Steve Bruce ia berhasil mengamankan posisi utama dan tampil secara konsisten di lapangan.

Statistik menunjukkan bahwa Baggott telah mengoleksi total 20 penampilan kompetitif selama masa peminjamannya di klub tersebut.

Perjalanan karier Baggott juga mencakup pengalaman berharga saat ia dipinjamkan ke klub Bristol Rovers dan Cheltenham Town.

Berkat progres positif tersebut manajemen Ipswich Town sebenarnya telah memberikan apresiasi berupa perpanjangan kontrak baru.

Kontrak yang ditandatangani pada musim panas lalu tersebut secara resmi mengikat sang pemain hingga tahun 2028 mendatang.

Namun kontrak panjang ternyata tidak menjamin tempat utama bagi Baggott di dalam skuad asuhan pelatih Kieran McKenna.

Ketangguhan lini belakang Ipswich yang minim badai cedera membuat persaingan internal menjadi sangat sulit bagi pemain muda.

Manajer Ipswich Town Kieran McKenna akhirnya buka suara mengenai nasib para pemain yang jarang mendapatkan menit bermain.

McKenna mengonfirmasi bahwa pihak manajemen sedang mempertimbangkan langkah terbaik bagi masa depan sejumlah pemain termasuk Baggott.

“Ini tentu menjadi bahan diskusi. Mereka sebenarnya kurang beruntung karena catatan cedera kami musim ini sangat minim,” ujar McKenna kepada media, Desember lalu.

Pelatih berkebangsaan Irlandia Utara itu sangat memahami rasa frustrasi yang mungkin dirasakan oleh para pemain pelapisnya.

Meski jarang diturunkan dalam pertandingan resmi McKenna memberikan pujian terhadap etos kerja yang ditunjukkan oleh Baggott.

“Elkan, Cameron Humphreys, dan Harry Clarke harus sangat sabar. Mereka berlatih dengan luar biasa setiap hari dan terus berkembang. Mereka adalah aset penting bagi tim,” lanjutnya.

Konsistensi dalam sesi latihan menjadi bukti bahwa Baggott tetap menjaga profesionalisme sebagai pemain sepak bola papan atas.

Namun pihak klub juga menyadari bahwa perkembangan seorang pemain akan terhambat jika terus berada di bangku cadangan.

Jam terbang di pertandingan kompetitif dianggap sebagai faktor paling krusial bagi pemain yang masih dalam tahap pertumbuhan.

McKenna memberikan sinyal bahwa opsi peminjaman atau transfer permanen bisa saja diambil pada jendela transfer Januari ini.

Keputusan akhir nantinya akan didasarkan pada kepentingan bersama antara kemajuan individu pemain dan kedalaman skuad tim.

“They need minutes on the pitch. We will try to make the best decision in January, both for the players and for the strength of the squad. Situations can change quickly, especially if an injury storm comes,” tutup McKenna.

Saat ini para penggemar sepak bola di Indonesia terus memantau perkembangan berita mengenai tujuan baru sang pemain.

Banyak pihak berharap agar Baggott segera mendapatkan klub yang mampu memberikan garansi posisi utama di lini pertahanan.

Keputusan yang tepat di bulan Januari akan menentukan arah karier profesional Baggott baik di level klub maupun internasional.

Kini semua mata tertuju pada pergerakan manajemen Ipswich Town saat bursa transfer musim dingin resmi dibuka nantinya.

Load More