Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 09 Januari 2026 | 14:57 WIB
Nova Arianto (kitagaruda)

PSSI memiliki misi besar untuk menyelipkan tenaga pelatih domestik dalam lingkaran kepelatihan kelas dunia milik John Herdman.

Hal ini dilakukan agar terjadi pertukaran wawasan kepelatihan yang efektif antara pelatih asing dengan talenta lokal kita.

Misi Transfer Ilmu Kepada Pelatih Lokal

“Dari awal kami meminta kepada John agar membuka ruang yang luas untuk asisten pelatih lokal supaya bisa menimba ilmu, belajar soal strategi, manajemen, dan pengembangan kepelatihan dengan baik,” jelasnya.

Melalui skema ini diharapkan para asisten lokal mampu menyerap ilmu kepemimpinan dan taktik modern secara langsung.

PSSI ingin memastikan bahwa keberadaan pelatih asing memberikan dampak jangka panjang bagi sumber daya manusia di Indonesia.

Nova Arianto sendiri merupakan contoh nyata keberhasilan proses belajar saat ia menjadi tangan kanan Shin Tae-yong dahulu.

Keberhasilan Nova memimpin tim sendiri saat ini menjadi bukti bahwa pendampingan pelatih asing sangatlah krusial bagi pelatih lokal.

Harapan Melahirkan Generasi Pelatih Baru Indonesia

Baca Juga: John Herdman Puji Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia, Kode akan Dilanjut?

Pihak federasi kini menargetkan munculnya talenta pelatih baru yang memiliki kapabilitas setara atau bahkan melebihi Nova Arianto.

Kehadiran John Herdman diharapkan menjadi inkubator bagi pelatih-pelatih Indonesia untuk naik kelas ke level profesional yang tinggi.

PSSI optimis bahwa metode kerja keras dan kedisiplinan pelatih asing akan menular kepada para asisten lokal nanti.

“Supaya bisa lahir lebih banyak Nova-Nova baru. Itu bisa terjadi karena ikut sekian lama, belajar langsung, dan akhirnya bisa berkembang,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menutup spekulasi mengenai alasan mengapa kursi asisten pelatih senior harus diisi oleh wajah-wajah baru.

Persiapan Matang Menuju Agenda Internasional 2026

Load More