Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 10 Januari 2026 | 15:26 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dirumorkan masuk dalam daftar kandidat pelatih Timnas Tunisia bersaing dengan Patrick Vieira [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Patrick Kluivert, mantan pelatih Timnas Indonesia, dikabarkan menjadi kandidat pelatih Timnas Tunisia pasca pemecatan Sami Trabelsi.
  • Tunisia sedang mempertimbangkan pelatih asing termasuk Kluivert, Laurent Blanc, dan Patrick Vieira, sementara Kemenpora Tunisia mengutamakan pelatih lokal.
  • Karier Kluivert di Indonesia berakhir pada 16 Oktober 2025 akibat kegagalan, dikritik media Belanda karena fondasi tim yang lemah.

Suara.com - Gagal di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert kembali menjadi sorotan di kancah sepak bola internasional.

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu dirumorkan masuk dalam daftar kandidat pelatih Timnas Tunisia,

Negara dari Afrika itu baru memecat Sami Trabelsi usai kegagalan di Piala Afrika 2025.

Terkait rumor ini, agen Patrick Kluivert Soufian Asafiati, belum memberikan komentar resmi kebeneran informasi tersebut.

Namun, sumber di sekitar Patrick Kluivert mengonfirmasi bahwa telah ada kontak awal dari pihak Tunisia untuk menanyakan kesediaan mantan striker Ajax Amsterdam itu kembali jadi pelatih usai dipecat PSSI.

Patrick Kluivert. (pssi.org)

Meski masuk radar, Kluivert bukan satu-satunya kandidat.

Media Tunisia melaporkan bahwa federasi membuka peluang menunjuk pelatih asing, sementara di sisi lain Kementerian Olahraga Tunisia lebih condong menginginkan pelatih lokal.

Selain Kluivert, dua nama besar Eropa juga dikabarkan masuk dalam daftar pertimbangan, yakni Laurent Blanc dan Patrick Vieira.

Keduanya dinilai memiliki pengalaman serta reputasi internasional yang mumpuni untuk menangani tim nasional di level Piala Dunia.

Baca Juga: Persib Bandung vs Persija, Ini Prediksi Mantan Striker Timnas Indonesia

Kegagalan Patrick Kluivert di Indonesia

Usai PSSI memecat Patrick Kluivert dan staf kepelatihannya dari Timnas Indonesia, eks Barcelona itu banjir kritikan.

Kritikan tak hanya datang dari publik dan media Indonesia, tapi juga dari kampung halamannya di Belanda.

Media Belanda menilai kegagalan itu bukanlah kejutan, bahkan dianggap sudah bisa ditebak sejak awal.

Dalam tulisannya di Sportnieuws.nl, jurnalis Rick Kraaijeveld menilai proyek Kluivert bersama Indonesia datang dengan ambisi besar, tapi tanpa fondasi kuat.

“Mimpi indah Indonesia untuk tampil di Piala Dunia memang tak pernah benar-benar realistis,” tulisnya.

Load More