- Patrick Kluivert, mantan pelatih Timnas Indonesia, dikabarkan menjadi kandidat pelatih Timnas Tunisia pasca pemecatan Sami Trabelsi.
- Tunisia sedang mempertimbangkan pelatih asing termasuk Kluivert, Laurent Blanc, dan Patrick Vieira, sementara Kemenpora Tunisia mengutamakan pelatih lokal.
- Karier Kluivert di Indonesia berakhir pada 16 Oktober 2025 akibat kegagalan, dikritik media Belanda karena fondasi tim yang lemah.
Suara.com - Gagal di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert kembali menjadi sorotan di kancah sepak bola internasional.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu dirumorkan masuk dalam daftar kandidat pelatih Timnas Tunisia,
Negara dari Afrika itu baru memecat Sami Trabelsi usai kegagalan di Piala Afrika 2025.
Terkait rumor ini, agen Patrick Kluivert Soufian Asafiati, belum memberikan komentar resmi kebeneran informasi tersebut.
Namun, sumber di sekitar Patrick Kluivert mengonfirmasi bahwa telah ada kontak awal dari pihak Tunisia untuk menanyakan kesediaan mantan striker Ajax Amsterdam itu kembali jadi pelatih usai dipecat PSSI.
Meski masuk radar, Kluivert bukan satu-satunya kandidat.
Media Tunisia melaporkan bahwa federasi membuka peluang menunjuk pelatih asing, sementara di sisi lain Kementerian Olahraga Tunisia lebih condong menginginkan pelatih lokal.
Selain Kluivert, dua nama besar Eropa juga dikabarkan masuk dalam daftar pertimbangan, yakni Laurent Blanc dan Patrick Vieira.
Keduanya dinilai memiliki pengalaman serta reputasi internasional yang mumpuni untuk menangani tim nasional di level Piala Dunia.
Baca Juga: Persib Bandung vs Persija, Ini Prediksi Mantan Striker Timnas Indonesia
Kegagalan Patrick Kluivert di Indonesia
Usai PSSI memecat Patrick Kluivert dan staf kepelatihannya dari Timnas Indonesia, eks Barcelona itu banjir kritikan.
Kritikan tak hanya datang dari publik dan media Indonesia, tapi juga dari kampung halamannya di Belanda.
Media Belanda menilai kegagalan itu bukanlah kejutan, bahkan dianggap sudah bisa ditebak sejak awal.
Dalam tulisannya di Sportnieuws.nl, jurnalis Rick Kraaijeveld menilai proyek Kluivert bersama Indonesia datang dengan ambisi besar, tapi tanpa fondasi kuat.
“Mimpi indah Indonesia untuk tampil di Piala Dunia memang tak pernah benar-benar realistis,” tulisnya.
Berita Terkait
-
Persib Bandung vs Persija, Ini Prediksi Mantan Striker Timnas Indonesia
-
Dilatih John Herdman, Filosofi Permainan Timnas Indonesia Bakal Berubah?
-
Catat! Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026
-
Menanti Debut John Herdman, Timnas Indonesia Bakal Kembali ke Masa Emas?
-
Kapan Pertandingan Perdana John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah
-
Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara