- Inter Milan tersingkir dari Liga Champions setelah kalah 1-2 dari Bodo/Glimt, mengakibatkan agregat kekalahan 2-5.
- Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, membantah rumor bahwa Diego Simeone akan menggantikan pelatih Cristian Chivu.
- Marotta menegaskan manajemen sepenuhnya mendukung Chivu sebagai pelatih, meskipun tersingkir dari kompetisi Eropa.
Suara.com - Inter Milan harus menelan pil pahit di leg kedua fase knockout Liga Champions dinihari tadi. Anak asuh Cristian Chivu itu dikalahkan Bodo/Glimt 1-2.
Kekalahan yang membuat langkah Inter Milan di Liga Champions musim ini terhenti karena kalah agregat 2-5.
Sebelum kekelahan dari Bodo/Glimt, situasi internal Inter rupanya sedang tidak baik-baik saja. Muncul rumor bahwa Chivu akan didepak dan digantikan oleh pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.
Namun Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menepis rumor yang menyebut bahwa pihaknya telah sepakat dengan Simeone untuk jadi pengganti Chivu.
Marotta menegaskan kabar tersebut hanyalah berita hoax dan memastikan manajemen sepenuhnya percaya pada Chivu, terlepas dari hasil playoff Liga Champions melawan FK Bodo/Glimt.
Media Spanyol sempat mengklaim Inter sudah menjalin kesepakatan dengan Diego Simeone untuk mengambil alih kursi pelatih musim depan. Namun, Marotta langsung membantah keras.
“Itu benar-benar berita palsu, bahkan tidak layak dibahas. Kami sangat puas dengan Chivu,” tegasnya dilansir dari Football Italia.
Menurut Marotta, Chivu telah membuktikan kapasitasnya memimpin Inter, termasuk membawa tim tetap kompetitif di berbagai ajang.
Ia juga menyebut faktor keberuntungan memang bagian dari sepak bola, namun kualitas pelatih tetap menjadi kunci utama.
Baca Juga: Del Piero Semprot Inter Milan: Tampil Biasa-biasa Saja, Pantas Disingkirkan Bodo/Glimt!
“Pelatih kami sedang membuktikan dirinya layak untuk Inter,” tambahnya.
Inter dalam tiga musim terakhir dua kali mencapai final Liga Champions. Jika tersingkir sebelum babak 16 besar, tentu ada dampak finansial.
Namun Marotta menilai hal tersebut tidak akan menjadi masalah besar.
“Secara finansial itu penting, tapi tidak terlalu relevan. Ini malam sepak bola dan kami ingin menghormatinya dengan cara terbaik. Jika target ini meleset, kami akan melakukan penyesuaian, tapi itu bukan persoalan besar,” tandasnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Del Piero Semprot Inter Milan: Tampil Biasa-biasa Saja, Pantas Disingkirkan Bodo/Glimt!
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Kata-kata Chivu Usai Inter Milan Disingkirkan Tim Antah Berantah
-
Inter Milan Tersingkir Tragis di Giuseppe Meazza Usai Dipermalukan Bodo Glimt dengan Agregat Telak
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal