- Kekhawatiran keamanan Piala Dunia 2026 muncul setelah kematian gembong narkoba El Mencho di Jalisco, Meksiko.
- FIFA memantau situasi keamanan dan berkomunikasi intensif dengan otoritas Meksiko terkait kerusuhan pasca-insiden tersebut.
- FIFA tetap percaya pada kesiapan Meksiko sebagai tuan rumah, menolak rencana pemindahan jadwal pertandingan yang akan datang.
Suara.com - FIFA akhirnya buka suara terkait kekhawatiran keamanan jelang Piala Dunia 2026 di Meksiko, menyusul gelombang kekerasan yang terjadi setelah tewasnya gembong narkoba Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho.
El Mencho, pimpinan kartel Jalisco New Generation Cartel (CJNG), tewas dalam operasi militer di negara bagian Jalisco pada Minggu lalu. Insiden tersebut memicu bentrokan bersenjata, pembakaran kendaraan, hingga blokade jalan di sejumlah wilayah.
Lebih dari 70 orang dilaporkan tewas dalam rangkaian operasi dan kerusuhan yang terjadi setelahnya.
Dalam pernyataan resminya kepada The Athletic, FIFA memastikan terus memantau perkembangan situasi di Meksiko, khususnya di wilayah Jalisco.
“Kami terus memonitor situasi dan menjalin komunikasi intensif dengan otoritas setempat. Kami mengikuti arahan lembaga pemerintah untuk menjaga keselamatan publik dan memulihkan kondisi normal,” demikian pernyataan juru bicara FIFA.
Kota Guadalajara, ibu kota Jalisco, dijadwalkan menjadi tuan rumah empat pertandingan Piala Dunia 2026 dan juga menggelar FIFA Fan Fest dengan estimasi 200 ribu pengunjung.
Selain Guadalajara, laga juga akan digelar di Mexico City dan Monterrey.
Meski situasi sempat memanas, FIFA menegaskan kepercayaan penuh terhadap kesiapan keamanan Meksiko.
“Pemerintah Meksiko memandang persiapan Piala Dunia sebagai isu keamanan nasional dan kebanggaan nasional. FIFA percaya pada kemampuan intelijen dan operasional mitra kami di Meksiko,” tegas mereka.
Baca Juga: Alasan Dick Advocaat Mundur usai Bawa Curacao ke Piala Dunia 2026
Sejauh ini, FIFA belum menunjukkan rencana untuk memindahkan pertandingan, termasuk laga playoff Maret mendatang yang akan digelar di Guadalajara dan Monterrey.
Sementara itu, Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, juga menegaskan bahwa seluruh jaminan keamanan akan tersedia bagi tim dan suporter.
Ia menyebut para pengunjung tidak perlu khawatir karena pemerintah akan memastikan situasi tetap terkendali.
Kekerasan diprediksi mereda dalam beberapa pekan ke depan. Namun, analis keamanan menilai kematian El Mencho bisa memicu perebutan kekuasaan antar kartel yang berpotensi memperpanjang instabilitas.
Meski demikian, hingga saat ini FIFA tetap pada sikapnya, turnamen berjalan sesuai rencana dan keamanan akan menjadi prioritas utama.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Alasan Dick Advocaat Mundur usai Bawa Curacao ke Piala Dunia 2026
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
Menanti Sihir John Herdman, Timnas Indonesia Hadapi 3 Tim dengan Karakter Berbeda di FIFA Series
-
Prediksi Formasi Timnas Indonesia Pilihan John Herdman di FIFA Series 2026 Meski 6 Pemain Dicoret
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Kabar Duka, Mantan Pemain Southampton Meninggal Dunia di Usia 21 Tahun
-
Pelatih Klub MLS Terang-terangan Ingin Boyong Robert Lewandowski
-
Son Heung-min Pamit di Piala Dunia 2026, Beban Berat Cetak Sejarah Buat Korea Selatan
-
Arsenal Serius Ingin Boyong Morgan Rogers dari Aston Villa
-
Tottenham Hotspur Selidiki Penyebab Badai Cedera pada Musim 2025/2026
-
Jamie Vardy Tinggalkan Cremonese Usai Degradasi ke Serie B Italia
-
Enggan Pensiun, Henrikh Mkhitaryan Ingin Bertahan di Inter Milan Satu Musim Lagi
-
Mariano Peralta Dirumorkan ke Persija Jakarta, Pemilik Borneo FC Buka Suara
-
Bukan Allegri, Pelatih Ini Jadi Kandidat Terdepan Pengganti Antonio Conte di Napoli
-
Mikel Arteta Sabet Manajer Terbaik Premier League Usai Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun Arsenal