- Persib Bandung akan menghadapi Persija Jakarta pada 11 Januari 2026 di GBLA, dipimpin wasit AFC Korea Selatan, Ko Hyung-jin.
- Pelatih Bojan Hodak menyatakan penggunaan wasit asing dalam laga kandang melawan Persija di Bandung adalah sebuah tradisi.
- Persib menargetkan kemenangan pada laga tersebut untuk meraih posisi puncak klasemen akhir putaran pertama liga.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan tanggapan mengenai wasit yang akan memimpin pertandingan menghadapi Persija Jakarta.
Tim Maung Bandung akan menghadapi Persija pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026, laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026) ini akan dipimpin wasit asing.
Pertandingan sarat gengsi tersebut dikabarkan akan dipimpin wasit elite milik Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Ko Hyung-jin, asal Korea Selatan.
Penunjukan Ko Hyung-jin sebagai pengadil lapangan menjadi perhatian tersendiri. Wasit berusia 43 tahun itu bukan sosok sembarangan.
Ko Hyung-jin telah mengantongi lisensi FIFA sejak 2009, menandakan reputasinya di level internasional sudah teruji.
Menurut Bojan Hodak, dipimpin wasit asing pada pertandingan menghadapi Persija merupakan hal biasa terutama ketika bermain di Bandung.
Pada musim lalu, saat Persib menjamu Persija di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 23 September 2024, pertandingan dipimpin oleh Muhammad Nazmi Nasaruddin dari Malaysia.
"Setiap kami bermain melawan Persija di Bandung, selalu dipimpin wasit asing. Tahun lalu wasitnya berasal dari Malaysia, jadi selalu," kata Bojan Hodak saat sesi konferensi pers menjelang pertandingan, Sabtu (10/1/2026).
Namun berbeda ketika Persib tandang ke markas Macan Kemayoran, pertandingan tandang tersebut tidak mengunakan wasit asing.
Baca Juga: Demi Bobotoh! Marc Klok Beri Sumpah Setia Persib Bakal Kalahkan Persija
Pelatih asal Kroasia ini menduga, ada beberapa alasan yang membuat pertandingan tandang Persib melawan Persija tidak menggunakan wasit asing.
Menurutnya, kemungkinan pemilihan wasit asing untuk laga kandang Persib dan wasit lokal di laga tandang sudah menjadi tradisi.
Selain itu, ada kemungkinan wasit asing sulit beradaptasi dengan cuaca di kandang Persija, sehingga laga akhirnya dipimpin oleh wasit lokal.
"Tapi ketika bermain di Jakarta, mereka menunjuk wasit lokal. Mungkin ini tradisi. Atau mungkin mereka tidak bisa beradaptasi dengan cuacanya, karena Jakarta itu panas," ungkapnya.
"Mungkin juga karena jet lag dan cuacanya panas di Jakarta, jadi untuk orang asing dikirim ke sini (Bandung) dan di Jakarta selalu wasit lokal," jelasnya.
Sementara itu, Persib saat ini sudah dalam kondisi siap bertanding, meskipun Luciano Guaycochea diragukan tampil, karena mengalami nyeri otot lantaran kekalahan.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga