-
Persija kalah 0-1 dari Persib dan Bruno Tubarao mendapatkan kartu merah di menit 53.
-
Pelatih Mauricio Souza sebut tindakan Bruno menginjak Beckham Putra adalah sikap yang tidak dewasa.
-
Persija mengakhiri putaran pertama di posisi ketiga sedangkan Persib memimpin klasemen dengan 38 poin.
Suara.com - Pertandingan sengit bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung berakhir dengan hasil mengecewakan.
Laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 ini berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada hari Minggu.
Skuad Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1 di markas Maung Bandung.
Salah satu momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan adalah pengusiran pemain asing Persija oleh sang pengadil.
Bruno Tubarao terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima hukuman kartu merah langsung dari wasit.
Insiden yang sangat merugikan tim tamu tersebut terjadi tepat ketika pertandingan memasuki menit ke-53.
Awalnya Tubarao melakukan pelanggaran terhadap pemain lincah Persib Bandung yang mengenakan nomor punggung 7.
Namun situasi memanas saat ia dengan sengaja menginjak kaki Beckham Putra yang sedang tergeletak di rumput.
Tindakan tidak sportif tersebut tertangkap jelas oleh penglihatan wasit yang kemudian tanpa ragu memberikan sanksi berat.
Baca Juga: Bojan Hodak Senyum Lebar Persija Pulang ke Jakarta Tanpa Poin: Mereka Cuma Sekali Shoot
Keputusan wasit ini disetujui sepenuhnya oleh sang juru taktik Persija Jakarta dalam sesi keterangan pers.
Mauricio Souza memberikan penilaian yang jujur dan tajam terkait perilaku buruk yang ditunjukkan oleh anak asuhnya.
“Tadi attitude dari Tubarao, itu attitude tidak dewasa. Dan dia pantas itu dikartu merah,” kata Mauricio pada jumpa pers setelah pertandingan di GBLA, Minggu.
Komentar ini menunjukkan ketegasan pelatih asal Brasil tersebut dalam menyikapi kedisiplinan para pemain di lapangan hijau.
Kejadian di Bandung ini menambah catatan hitam bagi tim kebanggaan warga Jakarta sepanjang musim kompetisi berlangsung.
Hukuman tersebut menjadi kartu merah keenam yang dikoleksi oleh skuad Persija Jakarta selama paruh pertama musim.
Sebelumnya Persija sudah mencatatkan dua kartu merah sekaligus saat mereka menghadapi perlawanan dari Semen Padang.
Sanksi serupa juga didapatkan oleh pemain Macan Kemayoran pada tiga laga penting lainnya di pekan berbeda.
Pertandingan melawan Arema FC, Malut United, serta Persis Solo menjadi saksi dari kurangnya kontrol emosi pemain.
Meski sering mendapatkan kartu merah, Souza menepis anggapan bahwa anak asuhnya sengaja menginstruksikan permainan yang kasar.
Ia membandingkan situasi tersebut dengan gaya bermain Persib asuhan Bojan Hodak yang juga dianggap melakukan pelanggaran.
Souza merasa bahwa wasit yang memimpin jalannya laga cenderung tidak seimbang dalam memberikan hukuman kartu kuning.
“Tidak ada kartu kuning untuk pemain Bandung. Saya bicara lagi, itu kartu merah tidak salah. Benar. Tapi harus kita jaga siapa yang mau main bola di lapangan,” kata pelatih asal Brasil tersebut.
Baginya atmosfer pertandingan di Stadion GBLA terasa sangat panas sehingga mencederai nilai estetika dari permainan bola.
Intensitas pelanggaran yang tinggi membuat aliran bola sering terhenti dan strategi tim tidak bisa berjalan maksimal.
Kekecewaan Souza memuncak saat ia merasa kualitas pertandingan secara keseluruhan menurun drastis akibat banyaknya insiden fisik.
Ia merasa para penonton yang datang ke stadion tidak mendapatkan tontonan sepak bola yang berkualitas secara teknik.
“Menurut saya hari ini pertandingan adalah sebuah game yang sangat tidak bagus. Baik teknik maupun taktik. Siapa yang suka sepak bola dan datang ke sini untuk melihat main bola, hampir tidak melihat sepak bola,” tutup dia.
Hasil negatif ini memberikan dampak yang cukup signifikan bagi posisi Persija Jakarta di tabel klasemen sementara.
Persija kini harus puas mengakhiri putaran pertama liga dengan menduduki peringkat ketiga dan mengoleksi 35 poin.
Di sisi lain Persib Bandung sukses mengamankan posisi puncak klasemen dengan raihan total 38 poin saat ini.
Seluruh tim kontestan BRI Super League akan mendapatkan waktu istirahat sejenak sebelum memulai perjuangan di paruh kedua.
Persija Jakarta dijadwalkan akan melakoni laga kandang mereka pada tanggal 23 Januari mendatang melawan Madura United.
Sementara itu kubu Maung Bandung akan mempersiapkan diri untuk menjamu PSBS Biak dua hari setelah laga Persija.
Persiapan matang sangat dibutuhkan oleh Mauricio Souza agar timnya tidak lagi kehilangan poin akibat kesalahan individu pemain.
Evaluasi total terhadap kedisiplinan dan mentalitas bertanding menjadi pekerjaan rumah utama bagi jajaran pelatih Macan Kemayoran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Ayah Komika, Anak Pakar Fisik Dunia, Ini Latar Belakang Keluarga Cesar Meylan
-
Aston Villa Gigit Jari, Duit Rp587 Miliar Ditolak Wonderkid Real Madrid
-
Gol Dramatis Justin Hubner Bikin Pelatih Dean James Murka Kritik Keras Lini Pertahanan
-
Persija Jakarta Bereaksi Usai Allano Lima jadi Korban Rasisme
-
Usai Jadi Penentu Kemenangan Persib atas Persija, Beckham Putra Ogah Terbuai Isu Timnas Indonesia
-
Live Instagram Lamine Yamal Mendadak Dihentikan, Ada Apa di Ruang Ganti Barcelona?
-
Allano Lima Dihujani Rasisme Usai Derbi Persija vs Persib, Winger Macan Kemayoran Kirim Pesan Kuat
-
Tiket Piala Asia Futsal 2026 Resmi Dijual! Yuk Dukung Timnas Indonesia
-
Seperti Apa Karakter John Herdman? Arya Sinulingga: Nanti Kalian Rasakanlah
-
Satu Bek Dipastikan Kieran McKenna Hengkang, Posisi Elkan Baggott di Ipswich Town Aman?