-
Michael Carrick menjadi calon utama manajer interim Manchester United menggantikan posisi Ruben Amorim.
-
Fabrizio Romano menyebutkan bahwa kontrak kerja sama akan segera ditandatangani pada pekan ini.
-
Presentasi visi Michael Carrick dinilai lebih realistis dibandingkan rencana yang dibawa Ole Gunnar Solskjaer.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari raksasa Premier League yang kini sedang mencari sosok pemimpin baru di pinggir lapangan.
Mantan jenderal lapangan tengah Setan Merah, Michael Carrick, muncul sebagai kandidat paling potensial untuk mengisi kekosongan tersebut.
Langkah ini diambil manajemen klub setelah mereka memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim pada awal pekan.
Informasi mengenai proses negosiasi ini divalidasi oleh pakar transfer sepak bola dunia yang memiliki kredibilitas tinggi.
Peluang Carrick untuk kembali ke klub yang membesarkan namanya tersebut kini tinggal menunggu hitungan hari saja.
Menurut pakar transfer ternama Fabrizio Romano pada Senin, Carrick telah menerima proposal kontrak dari manajemen Manchester United.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa proses komunikasi antara kedua belah pihak telah mencapai tahap yang sangat serius.
"Kesepakatan sudah hampir selesai dan akan ditandatangani pekan ini," tulis Romano dalam akun X-nya.
Jika proses administrasi berjalan tanpa hambatan, ia akan segera diperkenalkan secara resmi kepada publik dan media.
Baca Juga: Statistik Miris Gyokeres Tertutup dengan Kehebatan Arsenal, The Gunners Kena Prank Rp1,44 T
Rencananya, Carrick bakal memegang kendali kepelatihan di Old Trafford setidaknya sampai kompetisi musim 2025/2026 berakhir.
Nama Carrick berhasil menyalip beberapa kandidat mentor lainnya yang sebelumnya sempat masuk dalam radar pantauan manajemen.
Salah satu pesaing terberat yang harus ia hadapi dalam bursa pelatih kali ini adalah rekan setimnya dahulu.
Sosok tersebut tidak lain adalah manajer yang pernah memberikan warna tersendiri bagi klub asal Manchester ini.
Solksjaer pernah menangani MU pada 2018–2021 setelah menggantikan Jose Mourinho, sebelum dipecat akibat performa tim tidak konsisten.
Meski memiliki sejarah panjang, manajemen tampaknya ingin mencoba pendekatan baru yang lebih segar untuk skuad saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Xabi Alonso Baru Dipecat, Manchester United Tertarik Merekrut?
-
Thom Haye dan Keluarga Dapat Ancaman Pembunuhan, Polda Jabar Buka Suara
-
John Herdman Panas! Pelatih Baru Timnas Janji Beri Kejutan Besar Maret 2026
-
Nonton Persib Bandung vs Persija Jakarta, John Herdman Sampai Geleng-geleng
-
9 Bintang Timnas Indonesia Kirim Pesan Sambutan Hangat untuk John Herdman
-
Wonderkid MU Shea Lacey Disebut 'The Next' Phil Foden Meski Jadi Biang Keladi Tersingkir di Piala FA
-
Soal Skuad Piala AFF 2026, John Herdman Singgung Striker Juventus yang Bobol Gawang Emil Audero
-
Penyerang Timnas Indonesia Dirumorkan Segera Hijrah ke Liga Thailand, Siapa Dia?
-
John Herdman Percaya Diri Tatap Piala Asia 2027, Optimis Berbicara Banyak
-
Bursa Transfer Pelatih Real Madrid: Enzo Maresca atau Jurgen Klopp?