- Polda Jawa Barat menunggu laporan resmi mengenai ancaman pembunuhan terhadap Thom Haye, gelandang Persib Bandung.
- Thom Haye menerima ancaman ekstrem terhadap keluarganya melalui media sosial setelah kemenangan Persib atas Persija pada 11 Januari 2026.
- Polisi telah memantau situasi, namun belum ada laporan resmi yang diterima oleh SPKT Polda maupun Polrestabes Bandung.
Suara.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat masih menunggu laporan resmi, terkait dugaan teror dan ancaman pembunuhan terhadap gelandang Persib Bandung, Thom Haye dan keluarganya.
Kabar ancaman tersebut disampaikan oleh pemain yang sering memperkuat Timnas Indonesia ini melalui media sosialnya.
Dalam akun media sosialnya, Thom Haye melaporkan adanya tindakan tidak terpuji yang menyerang ranah pribadinya setelah laga kontra Persija Jakarta.
Thom Haye mengungkapkan bahwa anggota keluarganya menjadi sasaran intimidasi yang sangat ekstrem dari oknum.
Pesan-pesan bernada ancaman nyawa tersebut masuk ke saluran komunikasi pribadinya setelah Persib Bandung meraih kemenangan atas Persija Jakarta.
Seperti diketahui, pada pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026), Persib berhasil meraih kemenangan atas Persija dengan skor 1-0.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan bahwa pihak kepolisan masih menunggu laporan polisi dari Thom Haye.
"Terkait dengan pernyataan dari Tom Haye, pemain Persib dimana yang bersangkutan pasca El Clasico Persija dengan Persib mendapatkan ancaman pada yang bersangkutan," katanya, Selasa (13/1/2026).
Pihaknya telah memantau adanya ancaman tersebut, meski demikian sejauh ini belum ada laporan masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda maupun Polrestabes.
Baca Juga: John Herdman Panas! Pelatih Baru Timnas Janji Beri Kejutan Besar Maret 2026
"Dan kami juga memonitoring ini, berbagai platform dan pernyataan, namun sampai saat ini kami telah mengecek di beberapa sentra pelayanan kami di kepolisian, baik itu SPKT Polda maupun Polrestabes sampai saat ini bersangkutan belum ada informasi untuk melaporkan ancaman tersebut," ujarnya.
Hendra mengimbau kepada gelandang andalan Persib tersebut untuk membuat laporan resmi, karena pihaknya siap untuk menindaklanjutinya.
"Dan tentu saja ini merupakan pelayanan kami, kami himbau apabila memang bisa memenuhi unsur, segera saja laporkan kepada kami dan akan kita tindaklanjuti, karena apapun bentuknya, Persib adalah milik kita. Hayu sauyunan, jaga lebur," tegasnya.
Sementara itu, sebelumnya Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, mengecam keras ancaman dan teror kepada Thom Haye dan keluarganya.
Menurut Umuh Muchtar, sepak bola merupakan olahraga yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan tidak ada ruang untuk tindakan-tindakan yang mengarah pada tindakan kriminal.
"Ini sepak bola kan olahraga, semua apapun yang terjadi tidak ada ancaman-ancaman untuk membunuh. Itu tidak boleh dan tidak benar," tegas Umuh, Senin (12/1/2026).
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
John Herdman Panas! Pelatih Baru Timnas Janji Beri Kejutan Besar Maret 2026
-
Nonton Persib Bandung vs Persija Jakarta, John Herdman Sampai Geleng-geleng
-
9 Bintang Timnas Indonesia Kirim Pesan Sambutan Hangat untuk John Herdman
-
Soal Skuad Piala AFF 2026, John Herdman Singgung Striker Juventus yang Bobol Gawang Emil Audero
-
Tawari Laga Uji Coba, Ada 2 Alasan yang Bikin Timnas Indonesia Harus Tolak Ajakan Bangladesh!
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Api Sore Hari
-
Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru
-
Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV
-
Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak
-
Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah
-
Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda
-
Buruh Pantau 10 Pasal Krusial RUU Ketenagakerjaan, Siap Demo Jika Isinya Merugikan!
-
Lenovo Idea Tab Plus Resmi Dijual di Indonesia, Tablet 12,1 Inci, Harga Mulai Rp6,1 Juta