- John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia oleh Erick Thohir dengan ambisi utama lolos ke Piala Dunia.
- Media Korea Selatan menjuluki Herdman sebagai "Guus Hiddink Kanada" karena pendekatan strategis jangka panjangnya.
- Herdman sebelumnya sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian panjang selama 36 tahun.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam pernyataan resmi usai diperkenalkan oleh ketum PSSI, Erick Thohir, Selasa (13/1) memiliki ambisi besar untuk pasukan Merah Putih.
Herdman dalam pernyataannya seperti dikutip dari postingan akun X @wallpassjournal mengatakan bahwa ia ingin membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia.
Herdman menyebut setelah resmi jadi pelatih Timnas Indonesia, pikirannya tertuju pada satu hal yakni membawa Garuda lolos ke Piala Dunia.
"Setiap hari ketika saya bangun tidur, hampir seluruh pikiran saya, selain keluarga tertuju pada satu hal, membawa tim ini, Timnas Indonesia, lolos ke Piala Dunia," kata pelatih asal Inggris tersebut.
Penunjukkan Herdman jadi sorotan media asing. Bahkan salah satu media asing memberikan julukan khusus kepada pelatih asal Inggris tersebut.
Media asal Korea menyebut John Herdman sebagai Guus Hiddink Kanada.
“Hiddink Kanada” itu dinilai memiliki pendekatan yang sangat berbeda dibanding pendahulunya, Patrick Kluivert," ulas salah satu media Korea, Daum.
Media Korea Selatan itu menyoroti keputusan PSSI ini sebagai langkah strategis jangka panjang.
Salah satu faktor utama yang membuat Herdman dipilih adalah komitmennya untuk tinggal di Indonesia bersama keluarga selama masa kontrak.
Baca Juga: Nova Arianto Tak Disodorkan Jadi Asisten John Herdman, Sebuah Keuntungan atau Kerugian?
"Pendekatan ini dianggap selaras dengan visi PSSI untuk membangun sepak bola nasional secara berkelanjutan, sekaligus memberikan transfer ilmu kepada pelatih dalam negeri," tulis media Korea itu.
Keputusan Herdman ini menjadi kontras tajam dengan era Patrick Kluivert.
Saat ditunjuk pada awal 2025, Kluivert membawa banyak staf asing dari Eropa. Namun, hasil di lapangan tak sesuai ekspektasi.
Timnas Indonesia mengalami kekalahan telak, termasuk kalah 1-5 dari Australia dan 0-6 dari Jepang di babak kualifikasi Piala Dunia.
Timnas Indonesia pun gagal melaju ke putaran final, baik melalui babak ketiga maupun keempat, sehingga PSSI memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Kluivert pada Oktober lalu.
John Herdman bukan nama sembarangan. Pelatih kelahiran 1975 itu dikenal sebagai pelatih non-eks pemain profesional yang sukses besar di sepak bola internasional, baik di sektor putri maupun putra.
Ia membawa Timnas Putri Selandia Baru lolos ke Piala Dunia Wanita 2011, lalu mengantar Timnas Putri Kanada meraih medali perunggu Olimpiade London 2012, prestasi bersejarah bagi Kanada.
Keberhasilannya berlanjut saat menangani Timnas Putra Kanada. Dengan gaya permainan agresif, pressing tinggi, serta pemanfaatan sayap yang intens, Herdman sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar setelah penantian 36 tahun.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Nova Arianto Tak Disodorkan Jadi Asisten John Herdman, Sebuah Keuntungan atau Kerugian?
-
PSSI Resmi Umumkan John Herdman Sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
Emil Audero Jadi Bulan-bulanan Juventus: Lawan Kami Superior
-
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Beberapa Nama Ini Berpeluang Comeback!
-
FC Dallas Mulai Pramusim MLS 2026, Maarten Paes Ikut Latihan Penuh: Rumor Pindah ke Persib HOAX
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina
-
Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk
-
Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit
-
Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik
-
Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan
-
Persebaya Buka Suara Usai Disebut Bakal Disokong Pemerintah Kota Surabaya Buat Juara
-
Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG
-
Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon
-
Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026