- Timnas Indonesia ditempatkan pada Pot 3 untuk pengundian Piala AFF 2026 karena performa buruk dua edisi sebelumnya.
- Penempatan Pot 3 meningkatkan ancaman Timnas Indonesia tergabung dalam grup sulit bersama tim kuat dari Pot 1.
- Pelatih John Herdman melihat turnamen ini sebagai kesempatan menilai kedalaman talenta pemain Indonesia di luar kalender FIFA.
Suara.com - Posisi yang kurang menguntungkan harus diterima oleh Timnas Indonesia jelang pengundian fase grup Piala AFF 2026.
Berdasarkan pembagian pot, skuad Garuda secara mengejutkan terlempar ke Pot 3, sebuah situasi yang membuka lebar ancaman untuk tergabung dalam grup neraka.
Penempatan di Pot 3 ini bukanlah tanpa alasan. Ini adalah buah pahit dari performa yang kurang maksimal dalam dua edisi Piala AFF sebelumnya.
Penentuan pot didasarkan pada akumulasi hasil di Piala AFF 2022 dan 2024. Dalam dua edisi tersebut, Timnas Indonesia hanya mampu finis di peringkat keempat (2022) dan ketujuh (2024).
Puncaknya adalah saat skuad asuhan Shin Tae-yong secara tragis tersingkir di fase grup pada edisi 2024, sebuah hasil yang menggerus poin peringkat mereka secara signifikan.
Dengan hasil tersebut, tim Merah Putih harus rela berada di bawah para rivalnya.
Pot 1 dihuni oleh dua raja Asia Tenggara, Thailand dan Vietnam yang secara bergantian menjadi juara dan runner-up dalam dua edisi terakhir.
Pot 2 berisi oleh Malaysia dan Singapura yang memiliki rekor lebih konsisten.
Adapun Pot 3 Timnas Indonesia harus rela bersanding dengan Filipina. Disusul Kamboja Myanmar di Pot 5 dan terakhir ada Laos dan Brunei/Timor Leste.
Baca Juga: John Herdman: Timnas Indonesia Layak Naik Kelas
Berada di Pot 3 berarti Timnas Indonesia dipastikan akan berhadapan dengan salah satu dari dua tim terkuat saat ini, Thailand atau Vietnam yang berasal dari Pot 1.
Tak hanya itu, ancaman juga datang dari Pot 2. Skenario terburuk bisa saja terjadi jika hasil undian mempertemukan kembali Indonesia dengan rival abadi, Malaysia dalam derbi yang selalu panas.
Drawing Piala AFF 2026 ini akan dilangsungkan di Jakarta pada Kamis (15/1/2026).
Kini, publik sepak bola Tanah Air hanya bisa berharap pada keberuntungan undian, sembari menanti bagaimana nakhoda baru John Herdman akan mempersiapkan tim untuk menghadapi tantangan berat yang sudah menanti di depan mata.
Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia yang Bernama John Herdman telah memberikan pendapatnya jelang Piala AFF mendatang.
"Turnamen di bulan Juli dan Agustus adalah sesuatu yang berbeda. Akan sulit untuk membawa pemain tier satu dan dua, karena mereka punya komitmen kepada klubnya, dan itu di luar kalender FIFA," kata John Herdman dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2025).
"Saya pikir turnamen di Agustus, yaitu AFF, jadi sebuah kesempatan yang bagus untuk saya memahami seberapa dalam kolam talenta yang dimiliki Indonesia," jelasnya.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Butuh Banyak Pemain Top Eropa, John Herdman Mau Naturalisasi Lagi
-
Tak Kejar Gelar? John Herdman Ungkap Misi Sebenarnya di Piala AFF 2026
-
Kenapa John Herdman Tolak Honduras dan Pilih Indonesia? Singgung Soal Liga Profesional
-
Tak Takut Dicaci! John Herdman Siap Dihantam Tekanan Suporter Indonesia
-
Jay Idzes Jadi Kunci! Ini Misi Awal John Herdman di Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Siap-siap BBM Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Telah Melonjak 4 Hari
-
Mensos Gus Ipul: Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga
-
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?
-
The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Kemlu Iran: Tidak Ada Negosiasi Damai dengan Amerika!
-
Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY
-
LG Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi di SMK, Kelas Multimedia Berstandar Industri Hadir
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026