- Patrick Kluivert dikabarkan menjadi kandidat pelatih Tunisia menggantikan Sami Trabelsi pasca Piala Afrika 2025.
- Federasi sepak bola Tunisia menghadapi isu serius terkait hilangnya sekitar 20 miliar dana federasi yang belum jelas.
- Selain Kluivert, Laurent Blanc dan Patrick Vieira juga masuk daftar kandidat pelatih timnas Tunisia.
Suara.com - Eks pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dirumorkan bakal menjadi pelatih Tunisia menggantikan Sami Trabelsi yang baru saja dipecat usai kegagalan di Piala Afrika 2025.
Namun rumor itu sepertinya urung terlaksana. Pasalnya federasi sepak bola Tunisia diterpa masalah yang tak main-main.
Dilansir dari media lokal setempat, babnet.net, federasi sepak bola Tunisia kehilangan dana dalam jumlah besar dari anggaran federasi.
Temuan mengejutkan ini disampaikan mantan pemain internasional sekaligus analis teknis, Walid Al-Hichri.
Pernyataan mengejutkan itu disampaikan Al-Hichri saat menjadi narasumber dalam program “Al-Ahad Ar-Riyadhi” pada Minggu malam, 11 Januari 2026.
Dalam acara tersebut, ia menyebut terdapat sekitar 20 miliar dana federasi yang hingga kini tidak diketahui kejelasan dan peruntukannya.
“Sekitar 20 miliar telah hilang dari anggaran federasi, dan sampai sekarang belum ada penjelasan resmi mengenai detail kasus ini,” ujar Al-Hichri.
Menurutnya, persoalan sensitif ini sempat dibahas dalam rapat evaluasi terakhir yang dipimpin langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Tunisia. Rapat tersebut turut dihadiri jajaran pengurus federasi, analis sepak bola, serta sejumlah mantan pemain nasional.
Al-Hichri menegaskan bahwa belum ada penyelidikan yang jelas dan transparan terkait dugaan kehilangan dana tersebut.
Baca Juga: Alasan Cesar Meylan Mau Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Ia menilai, kasus ini perlu ditangani secara serius demi menjaga integritas dan kredibilitas pengelolaan sepak bola nasional Tunisia.
Rumor Kluivert Latih Timnas Tunisia
Nama Kluivert masuk dalam daftar kandidat pelatih timnas Tunisia untuk menggantikan Sami Trabelsi yang baru saja dipecat.
Menurut laporan media Tunisia seperti dilansir dari De Telegraaf, federasi sepak bola Tunisia tengah menyusun shortlist calon pelatih anyar jelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Trabelsi kehilangan jabatannya setelah Tunisia tersingkir secara mengejutkan di Piala Afrika, usai kalah dari Mali yang bermain dengan sepuluh pemain.
Situasi tersebut membuat federasi bergerak cepat mencari sosok baru untuk memimpin tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
Terkini
-
Pecah Rekor 38 Tahun! Timnas Indonesia Gilas Oman, John Herdman Soroti Peran Emil Audero
-
Persija Jakarta Kenalkan Pelatih Baru Senin, Shin Tae-yong Kandidat Kuat!
-
Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
-
Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan
-
Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Menang Lagi saat Lawan Mozambik
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Tepis Penalti, Emil Audero Ungkap Kunci Permainan Solid Lawan Oman
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0
-
Pelatih Oman Kena 'Prank' Timnas Indonesia, Peringkat Tidak Sesuai Kualitas
-
Penantian Panjang, Timnas Indonesia Butuh Waktu 38 Tahun untuk Kembali Kalahkan Oman